Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Bupati Sergai Bersepeda ke Kantor dan Tinjau RSUD Sultan Sulaiman
Sergai sumut24.co Hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Da
News
TANJUNG BALAI | SUMUT24.co
Baca Juga:
- Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Bupati Sergai Bersepeda ke Kantor dan Tinjau RSUD Sultan Sulaiman
- Pererat Silaturahmi Lebaran, Poldasu & PWNU SU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas*
- Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
Polres Tanjung Balai menggelar audiensi dengan Organisasi Kelompok Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kota Tanjungbalai, Jumat (27/9/2019), bertempat di Aula Paramasatwika di Polres Tanjungbalai.
Audensi KNTI tersebut dipimpin Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH yang didampingi Kabag Ops Kompol Ridwan, Kabag Sumda Kompol M.Siregar, Kasat Pol Air AKP Agung Basuni SIK, Kasat Reskrim AKP S.K.Harefa, Kasat Intelkam Polres Tanjungbalai AKP J.F Simanjuntak yang turut dihadiri para peserta dari KNTI Kota Tanjung Balai, yaitu Ketua KNTI Muslim, DPP KNTI Yasser Arafat, dan Sekretaris KNTI.
DPP KNTI Yasser Arafat mengatakan, KNTI merupakan organisasi nelayan tradisional yang sangat memerlukan kehadiran kepolisian di tengah masyarakat nelayan Kota Tanjungbalai.
“Nelayan Kota Tanjungbalai sangat ingin dekat dan bersahabat dengan kepolisian. Kita ingin menghapus rasa ketakutan bila melihat polisi. Kami mendukung bapak Kapolres untuk dapat mendukung Ibu-ibu UKM untuk mendorong perekonomian para suami, seperti Kreasi pembuatan Pupuk dll,” katanya.
Pada kesempatan itu, Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH mengatakan Polres Tanjungbalai mendukung Organisasi Kelompok Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) dan mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) oleh ibu-ibu Nelayan kota Tanjungbalai dalam membantu perekonomian Keluarga.
“Kami dari pihak Kepolisian Polres Tanjungbalai juga menghimbau kepada KNTI untuk tidak ikut serta pada aksi turun kejalan pada hari Senin tanggal 30 September 2019. Dan perlu diketahui pengesahan RUU KUHP telah ditunda, namun aksi unjuk rasa tetap dilaksanakan oleh massa,” jelas AKBP Putu Yudha.
Kapolres juga menyampaikan kepada seluruh anggota Organisasi KNTI untuk bijak dalam menggunakan media sosial, karena apabila salah dalam menggunakan media sosial akan berdampak negatif.
“Apalagi, dalam hal Upload dan Shared berita yang belum pasti Kebenaran nya, terutama berita terkait ksi unjuk rasa beberapa hari ini, Maka dampak negatif akan mempengaruhi masyarakat luas,” jelas AKBP Putu Yudha mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini.
Diakhir arahan orang nomor satu di Polres Tanjung Balai ininya, AKBP Putu Yudha menyampaikan dan menjelaskan Polres Tanjungbalai akan suatu Program bernama “POLISI RINDU MASYARAKAT” (ril/W02)
Sergai sumut24.co Hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Da
News
Pererat Silaturahmi Lebaran, Poldasu & PWNU SU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
kota
Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo &ndash Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
kota
JAKARTA, SUMUT24.CO Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengikuti rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) yang dipimpin Menteri
News
sumut24.co ASAHAN, Tak terkendala suasana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi bese
News
Sembilan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, Pemkab. Pakpak Bharat Salurkan Paket Sembako
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Ka
kota
sumut24.co JakartaKetua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto, resmi mengambil sumpah jabatan tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Ot
Ekbis
sumut24.co JakartaSetelah berhasil memecahkan rekor Museum RekorDunia Indonesia (MURI) melalui livestream TikTok nonstop selama 11 jam ta
Ekbis
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
kota