Seskab Teddy Indra Wijaya Ikuti Rakor Bahas Penyesuaian Energi dan Stimulus Ekonomi
JAKARTA, SUMUT24.CO Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengikuti rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) yang dipimpin Menteri
News
MEDAN I SUMUT24.co Kabut asap yang melanda hampir seluruh Kab/Kota termasuk Kota medan sepertinya semakin pekat, selain mengganggu pemandangan, juga membuat mata perih. Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, mengimbau agar warga Sumut tetap memakai masker, mengingat situasi ini juga bukan hanya berdampak kepada wilayah Sumut, melainkan juga beberapa provinsi di Sumatera maupun Kalimantan. “Untuk libur sekolah kita belum membuat kebijakan tersebut,†sebutnya. Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Binsar Situmorang menyebutkan bahwa kabut asap tebal yang menyelimuti Medan dan sebagian wilayah di Sumut tersebut sudah mempengaruhi kegiatan warga. “Agar tidak terkena ISPA, hindari kegiatan keluar rumah dan tetap menggunakan masker. Asap tebal ini juga kita lihat kan sudah menganggu lalu lintas penerbangan,†sebutnya.
Baca Juga:
Berdasarkan Index Standar Pencemaran Udara (ISPU), kualitas udara Kota Medan sudah masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Demikian diketahui dari data yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Utara, Senin (23/9/2019).
Berdasarkan data tersebut disebutkan bahwa untuk tanggal 19 September 2019, kualitas udara Kota Medan sudah terukur sangat tidak sehat. Atau menuju level berbahaya. Komponen tidak sehat tersebut terlihat dari angka karbon monoksida (CO) yang telah mencapai level 206. Sementara untuk dikatakan baik harusnya berada di level 0-50. Dikatakan berbahaya jika sudah berada pada level 300 sampai 500. Berdasarkan data yang diberikan untuk pencemaran udara di tanggal 20, 21 hingga 23 September tidak ada data yang dikirim ke DLH. Alasannya karena ‘Sistem AQMS’ yang ada di Lapangan Merdeka ‘off’. “Yang hari ini belum ada,†ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumut melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Kerusakan Lingkungan DLH Sumut Mariduk Sitorus. Seperti yang diketahui, Senin (23/9/2019), kabut asap di Kota Medan lebih dirasakan lebih parah oleh warga Medan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Apalagi dua hari terakhir Kota Medan juga tidak turun hujan. Sangat berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Salah seorang warga Medan, Sofyan (38) mengaku bahwa kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Medan saat ini sudah sangat meresahkannya dan membuat masyarakat susah untuk bernafas. Kita berharap pemerintah cepat mengatasi permasalahan ini. Tidak berlarut-larut dan membuat keadaan semakin parah dan menjadi-jadi.(W03)
JAKARTA, SUMUT24.CO Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengikuti rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) yang dipimpin Menteri
News
sumut24.co ASAHAN, Tak terkendala suasana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi bese
News
Sembilan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, Pemkab. Pakpak Bharat Salurkan Paket Sembako
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Ka
kota
sumut24.co JakartaKetua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto, resmi mengambil sumpah jabatan tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Ot
Ekbis
sumut24.co JakartaSetelah berhasil memecahkan rekor Museum RekorDunia Indonesia (MURI) melalui livestream TikTok nonstop selama 11 jam ta
Ekbis
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
kota
Hingga H3 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,6 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
sumut24.co ASAHAN, Semangat kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan tercermin dari tingkat kehadiran yang mencapai 98 pada ape
News
WFH PNS Strategi Hemat Energi atau Sekadar Wacana?
kota