Kamis, 26 Maret 2026

Kabut Asap Di Medan Semakin Pekat, Wagubsu : " Belum Membuat Kebijakan Untuk Libur Sekolah"

Administrator - Senin, 23 September 2019 14:45 WIB
Kabut Asap Di Medan Semakin Pekat, Wagubsu :

MEDAN I SUMUT24.co Kabut asap yang melanda hampir seluruh Kab/Kota termasuk Kota medan sepertinya semakin pekat, selain mengganggu pemandangan, juga membuat mata perih. Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, mengimbau agar warga Sumut tetap memakai masker, mengingat situasi ini juga bukan hanya berdampak kepada wilayah Sumut, melainkan juga beberapa provinsi di Sumatera maupun Kalimantan. “Untuk libur sekolah kita belum membuat kebijakan tersebut,” sebutnya. Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Binsar Situmorang menyebutkan bahwa kabut asap tebal yang menyelimuti Medan dan sebagian wilayah di Sumut tersebut sudah mempengaruhi kegiatan warga. “Agar tidak terkena ISPA, hindari kegiatan keluar rumah dan tetap menggunakan masker. Asap tebal ini juga kita lihat kan sudah menganggu lalu lintas penerbangan,” sebutnya.

Baca Juga:

Berdasarkan Index Standar Pencemaran Udara (ISPU), kualitas udara Kota Medan sudah masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Demikian diketahui dari data yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Utara, Senin (23/9/2019).

Berdasarkan data tersebut disebutkan bahwa untuk tanggal 19 September 2019, kualitas udara Kota Medan sudah terukur sangat tidak sehat. Atau menuju level berbahaya. Komponen tidak sehat tersebut terlihat dari angka karbon monoksida (CO) yang telah mencapai level 206. Sementara untuk dikatakan baik harusnya berada di level 0-50. Dikatakan berbahaya jika sudah berada pada level 300 sampai 500. Berdasarkan data yang diberikan untuk pencemaran udara di tanggal 20, 21 hingga 23 September tidak ada data yang dikirim ke DLH. Alasannya karena ‘Sistem AQMS’ yang ada di Lapangan Merdeka ‘off’. “Yang hari ini belum ada,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumut melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Kerusakan Lingkungan DLH Sumut Mariduk Sitorus. Seperti yang diketahui, Senin (23/9/2019), kabut asap di Kota Medan lebih dirasakan lebih parah oleh warga Medan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Apalagi dua hari terakhir Kota Medan juga tidak turun hujan. Sangat berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Salah seorang warga Medan, Sofyan (38) mengaku bahwa kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Medan saat ini sudah sangat meresahkannya dan membuat masyarakat susah untuk bernafas. Kita berharap pemerintah cepat mengatasi permasalahan ini. Tidak berlarut-larut dan membuat keadaan semakin parah dan menjadi-jadi.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Seskab Teddy Indra Wijaya Ikuti Rakor Bahas Penyesuaian Energi dan Stimulus Ekonomi
Pasca Lebaran, Bupati Dan Wakil Bupati Asahan Sertai Peninjauan Langsung Pelayanan Publik Dijamin Optimal
Sembilan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, Pemkab. Pakpak Bharat Salurkan Paket Sembako
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN “Tancap Gas” Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
Resmi Dilantik, Dewan Komisioner OJK 2026-2032 Siap Perkuat Stabilitas Keuangan Nasional
Trafik Data Meroket Lebih Dari 20%, #LebihBaikIndosat Buktikan Jaringan Tangguh Layani Jutaan Pemudik
komentar
beritaTerbaru