ASAHAN | SUMUT24.Co
Baca Juga:
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Asahan, H.Surya, B.Sc bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar mendaftarkan diri ke Kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), Jalan Akasia, Kisaran, Kab.Asahan, untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Asahan yang akan digelar pada September 2020 nanti, Jum’at (13/9/2019) sekitar pukul 10.00 Wib.
Plt Bupati Asahan, H.Surya, B.Sc saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, maju dalam pilkada, dan ini menyerahkan berkas pendaftaran sebagai pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati ke partai berlambang banteng.
“Saya dan saudara Taufik datang ke kantor PDI Perjuangan Kab.Asahan, untuk mendaftar sebagai pasangan Bakal calon (Balon) untuk Pilkada 2020. Mudah-mudahan kami bisa diterima dan direkomendasikan ke pengurus pusat”, kata H.Surya.
H.Surya menyatakan bahwa dirinya mendaftar sebagai balon Bupati Asahan, setelah beberapa hari sebelumnya telah mengutus perwakilan untuk mengambil berkas formulir.
“Saya sudah mengirim utusan ambil formulir dan sudah kami isi. Saya daftar sebagai balon bupati untuk pilkada 2020 nantinya”, ucap H.Surya.
Masih kata H.Surya, bahwa dirinya tetap melakukan dan membangun komunikasi dengan partai politik lain, sehingga saat mendaftar di KPUD Asahan memenuhi syarat dukungan sesuai Peraturan KPU (PKPU).
“Kami baru mendaftar di PDI Perjuangan, rencana semua partai akan kami dekati dan bangun komunikasi”, ujar H.Surya.
Sementara itu, Taufik mengaku datang ke kantor DPC PDI Perjuangan Asahan untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil bupati berpasangan dengan Bapak Surya di Pilkada Asahan 2020.
“Disini saya mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati”, ucap Taufik ZA.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI Perjuangan Kab.Asahan, Jansen Hisar Hutasoit menjelaskan Surya-Taufik merupakan pasangan pertama yang mendaftar ke partainya. Meski sebelumnya ada sembilan orang yang datang mengambil formulir kepada mereka.
“Baru ini yang mengembalikan formulir. Sementara yang sudah mengambil formulir ada 9 orang, tapi yang menyerahkan kembali baru pasangan ini, pak Surya dan pak Taufik. Dan lainnya ada yang minta dirahasiakan namanya”, ungkap Jansen. (teci)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News