Senin, 23 Maret 2026

Seluruh Stakeholder Diajak Tata & Benahi Medan Belawan

Administrator - Minggu, 16 Juni 2019 15:45 WIB
Seluruh Stakeholder Diajak Tata & Benahi Medan Belawan

Medan|SUMUT24 Guna mendukung program pembangunan yang telah dicanangkan Walikota Medan, Dzulmi Eldin, untuk menjadikan Kota Medan menjadi kota metropolitan yang multikultural, berdaya saing, sejahtera, humanis dan religius, maka seluruh camat di Kota Medan dituntut melakukan evaluasi serta membuat inovasi di wilayahnya masing-masing sehingga lebih maju lagi kedepannya.

Baca Juga:

Menyikapi sekaligus menyahuti keinginan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut, Kecamatan Medan Belawan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Kantor Camat Medan Belawan, Jalan Cimanuk, Jumat (14/6). Selain jajaran kecamatan Medan Belawan, rapat koordinasi turut dihadiri unsur kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan Kota Medan, PT Pelindo, Kejari Belawan, PD Pasar Kota Medan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta sejumlah tokoh agama.

Camat Medan Belawan, Ahmad, yang memimpin rapat koordinasi menjelaskan, tujuan rapat digelar untuk membahas serta menyatukan persepsi bersama sejumlah stakeholder terkait untuk melakukan penataan dan pembenahan di wilayah Kecamatan Medan Belawan, guna mendukung penuh program kerja pembangunan yang telah ditetapkan Pemko Medan. Ditambah lagi Medan Belawan merupakan kawasan sentral aktifitas perairan sekaligus menjadi pintu masuk menuju Kota Medan.

Ahmad mengungkapkan, hasil rapat nantinya akan disampaikan kepada Walikota sebagai bahan pertimbangan sekaligus wujud kontribusi seluruh pihak terkait di kawasan Medan Belawan.

‘’Rapat ini menjadi agenda yang penting bagi kita semua. Sebab, melalui pertemuan ini, kita dapat sama-sama menyampaikan dan memberikan sumbangsih ide, gagasan serta masukan untuk kemajuan Kota Medan, khususnya kawasan Medan Belawan,’’ kata Ahmad.

Atas dasar itulah, Ahmad, berharap agar semua pihak terkait dapat sama-sama membahas serta memberikan solusi permasalahan yang ada di Kecamatan Medan Belawan. Sebab, selama ini banyak stigma negatif yang ditujukan untuk wilayah paling utara Kota Medan tersebut. Misalnya, Medan Belawan dianggap sebagai kawasan yang rawan terjadinya keributan warga, dipenuhi sejumlah premanisme serta anggapan buruk lainnya.

‘’Selama ini kita sering mendengar anggapan miring tentang Kecamatan Medan Belawan. Sebagai pihak yang memiliki tanggung jawab, sudah seharusnya kita sama-sama merubah anggapan tersebut sehingga orang lain yang akan berkunjung serta melakukan aktifitas kemari tidak merasa takut lagi,’’ ajaknya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, ada sejumlah materi yang dibahas, diantaranya terkait pembangunan Pasar Belawan yang akan menjadi tempat melakukan transaksi jual beli yang representatif. Kemudian, mengelola kembali sistem lalu lintas agar tidak menimbulkan kesemrawutan yang lebih parah serta berencana membangun pusat kuliner makanan laut yang diharapkan dapat menjadikan ikon Medan Belawan sebagai kota kunjungan sehingga dapat meningkatakan perekonomian masyarakat.

‘’Kami menyadari bahwa tanggung jawab berat ini tidak bisa kami lakukan dan wujudkan sendiri. Untuk itu, kami butuh bantuan seluruh pihak terkait guna merealisasikannya. Ini merupakan bentuk komitmen kita untuk membangun bersama kawasan Medan Belawan menjadi lebih baik di berbagai bidang, sehingga bisa berdampak pada membaiknya ekonomi dan taraf hidup masyarakat disini,’’ harapnya. (R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rayakan Libur Lebaran, Film "Pelangi di Mars" Roadshow di Medan, Pekanbaru, Padang, dan Palembang
Zakiyuddin Harahap Sambut Hangat Tamu Halalbihalal, Pererat Silaturahmi di Kota Medan
Antisipasi Kemacetan Arus Balik Mudik, Personil Pos Ketupat Toba 2026 Polresta Deli Serdang Optimalkan Gatur dan Rekayasa Lalu Lintas
Karier Edy Suranta Sitepu Melonjak, Kini Sandang Pangkat Brigjen Pol
Akun Medsos Dinda Larasati Sebarkan Hoaks Besar Pemkab Deli Serdang Akan Ambil Langkah Hukum
Putra Mahkota Mohammed bin Salman Salat Id di Makkah, Jadi Sorotan di Masjidil Haram yang Dipadati Jutaan Jemaah
komentar
beritaTerbaru