MEDAN | SUMUT24
Kediaman Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda)
Sumut, Arsyad Lubis yang berada di Jalan Eka Rasmi Gang Eka Nusa,
Kecamatan Medan Johor disatroni kawanan maling, Kamis (31/3) dinihari.
Baca Juga:
Informasi yang didapat, akibat insiden tersebut pemilik rumah
mengalami kerugian hingga ratusan juta di mana satu unit mobil Honda
Jazz serta harta berharga lainnya lewong disikat maling.
“Kejadian pencurian pukul 03.00 WIB tadi. Saat itu kebetulan
melintas dan melihat beberapa orang yang masuk ke dalam rumah. Kukira
keluarga pak Arsyad,” ungkap Irvan (30) salah seorang warga sekitar.
Diungkapkan Irvan, saat kejadian pencurian kondisi jalan terlihat
sepi. Tidak satu pun masyarakat melintas. “Tadi sepi jalannya. Tidak
ada orang satupun di sini,” ungkapnya yang tak menyangka orang yang
disangka keuarga korban ternyata kawanan pencuri.
Mendapat adanya informasi personel Reskrim Polsek Delitua langsung
turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas
kasus pencurian yang menimpa Kepala Bappeda Sumut tersebut.
Dari pemeriksaan petugas pelaku sempat mencongkel pintu garasi hingga
mengalami kerusakan. “Pintu (garasi) sudah terbuka setengah. Namun
sayang rumah mewah tersebut tidak memiliki CCTV,” terang salah seorang
personel Polsek Delitua.
Sementara itu, Kapolsek Delitua, Kompol Daniel melalui Kanit Reskrim,
Iptu Jonathan, menuturkan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus
pencurian tersebut.
“Dari informasi yang didapat dilakukan jumlah pelaku lebih dari dua
orang dengan mengendarai sepeda motor. Mereka masuk dengan cara
merusak gembok pagar,” tuturnya.
Sementara Arsyad Lubis ketika dikonfirmasi mengakui kalau rumahnya tadi malam baru disatroni maling. Dia beserta keluarga baru menyadarinya ketika terbangun saat Subuh tadi.
“Kami tahunya saat sudah pagilah, pas shubuh itu, lihat pintu rumah sudah terbuka, pagar gemboknya juga sudah terbuka dan mobil sudah hilang,†kata Arsyad.
Menurut dia, pencuri membobol rumahnya itu memiliki alat-alat yang canggih, sebab pagar gembok dan garasi bisa digunting sehingga terbuka, begitu juga pintu depan rumah.
“Pencurinya kami pastikan sudah masuk ke dalam rumah, karena beberapa bagian rumah kami diacak-acak, tapi memang karena tidak ada yang hilang, hanya mobil Honda Jazz lah yang diambil,†terang Arsyad.
Atas kejadian ini, dia mengatakan, kawasan lingkungan sekitar rumahnya ternyata mulai tak aman. Sebab, pasca kejadian rumahnya dibobol, barulah diketahui ternyata di kawasan tersebut seminggu lalu juga ada rumah yang kemalingan.
“Iya sepertinya memang sudah tidak aman lagi kawasan kami ini. Solusinya meningkatkan keamanan dan mengaktifkan kembali ronda malam,†jelas Arsyad yang juga Plt Kadisdik Sumut ini.
Diketahui, 1 unit mobil Honda Jazz yang dicuri itu sudah ditemukan petugas Unit Reskrim Polsek Delitua di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (31/3) sore.
“Sudah ditemukan, tapi pelakunya belum,†kata Kanit Reskrim Polsek Deli Tua Iptu Jonathan Hutagalung.
“Pelaku diperkirakan lebih dari dua orang,†katanya lalu menambahkan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian tersebut. (Sdr/SL)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News