Senin, 23 Maret 2026

Polres Sergei Gelar Binluh Bahaya dan Penyalahgunaan Narkoba

Administrator - Jumat, 10 Mei 2019 06:30 WIB
Polres Sergei Gelar Binluh Bahaya dan Penyalahgunaan Narkoba

SERGEI | SUMUT24.co

Baca Juga:

Guna meminimalisir dan memerangi peredaran narkoba yang cukup marak dimana para pengguna narkoba tidak melihat jenis kelamin, umur, pekerjaan maupun status sosial hampir menyeluruh, Polres Sergei melalui Satres Narkoba Polres Sergei menggelar Bimbingan Penyuluhan (Binluh) Penyalah Gunaan Narkoba.

Kegiatan Binluh ini dilaksanakan, di Aula Kantor Camat Perbaungan, Jalan Perintis Kemerdekaan No.3 Simpang Tiga Pekan Perbaungan, Jumat (10/5/2019).

Peserta Binluh turut dihadiri aparatur Pemerintah Kecamatan Perbaungan sebanyak 100 orang dipimpin Camat Perbaungan yang diwakili PLT Sekcam Andi SE. Sedangkan personil Polres Sergei dihadiri Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, Aipda Kamaruddin Sembiring Kaurmintu, Bripda Riswandi Barus dan Bripda Sumarni Dewitha Saragih.

Kegiatan Binluh diawali dengan pembukaan oleh protokol, kata sambutan oleh Sekcam dan bimbingan penyuluhan oleh Kasatres Narkoba Polres Sergei AKP Martualesi Sitepu SH MH dan foto bersama.

Adapun materi yang disampaikan tentang pengertian narkoba menurut UU NO.35 Th 2009 adalah Narkotika dan obat atau bahan berbahaya yang berasal dari tanaman ataupun bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan menghilangkan, menurunkan tingkat kesadaran, rasa nyeri dan membuat ketergantungan sedang dimana Kemenkes RI menyebutkan dengan istilah NAPZA Narkotika, Physikotropika dan Zat adiktif lainnya.

Pemateri Binluh AKP Martualesi Sitepu menyampaikan, peredaran narkoba membuat kita resah khawatir akan generasi penerus kita dimasa yang akan datang.

“Jka sekarang ini saya, bapak, ibu dan anak kita masih terhindar dari penyalah gunaan narkoba kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, tetapi adakah yang dapat menjamin besok lusa atau masa yang akan datang generasi penerus kita dapat terhindar dari narkoba. Jawabnya pasti tidak ada kalau kita tidak peduli dengan keadaan sekarang ini,” ujar AKP Martualesi.

Lanjut Kasatres Narkoba, untuk Kabupaten Serdang Bedagai dimana daerahnya berbatasan dengan laut adalah pintu masuk oleh kartel narkoba sehingga dibeberapa tempat di Kabupaten Sergai ada perkampungan narkoba.

“Dari hasil pemetaan yang kami lakukan untuk daerah perbaungan ada kampung tempel yang sudah lama menjadi basis peredaran narkoba, sehingga itulah menjadi salah satu kami hadir memberikan binluh hari ini. Mari kita bangun sinergitas sehingga menumbuhkan komitmetmen bersama dalam pemberantasan narkoba di kampung tempel,” tandas Kasatres Narkoba.

Sambung AKP Martualesi, kampung Tempel menjadi skala prioritas dalam penegakan hukum yang dilakukan sekarang ini tetapi ada satu permasalahan sosial yang terjadi disana yaitu menjual narkoba dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan hidup.

“Dimana sebelumnya banyak warga di kampul tempel bergantung hidup dengan berjualan dikereta api tapi untuk sekarang ini mereka sudah dilarang. Sehingga dengan adanya bansos agar pemerintahan Kecamatan Lerbuangan turun ke lapangan untuk memastikan apakah warga disana sudah terdaftar program dinsos,” terang AKP Martualesi mantan orang nomor di Mapolsek Kutalimbaru.

Lebih jauh sampaikan Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, apabila ada warga atau anggota keluarga kita menjadi pecandu narkoba silahkan laporkan kepada kami kepolisian, BNN ataupun aparatur desa hal ini adalah amanah pasal 54,55 UU RI NO.35 Th 2009 tentang narkotika dimana ketika dilaporkan menjadi kewajiban pemerintah hadir untuk memfasilitasi rehabilitasi medis dan sosial, pungkas AKP Martualesi.

Usai Binluh, kegiatan dilanjut dengan tanya jawab oleh salah satu peserta binluh menanyakan bahwa apa yang menjadi penyebab shabu-shabu masih tetap masuk dan diedarkan di negara Indonesia, dijawab oleh Kasat bahwa Kartel narkoba melihat bangsa kita menjadi tempat perdaran narkoba yang menggiurkan karena banyak pengguna narkoba.

Sehingga segala cara dilakukan untuk bisa memasarkan barang haram narkoba. Harapannya dengan peran aktif kita semua memberikan edukasi kepada masyarakat akan bahaya penggunaan narkotika diharapkan nantinya para pengguna narkotika sadar sehingga kedepan semakin sedikit orang-orang menjadi pecandu narkotika dan diharapkan negara kita bisa bebas dari penyalah gunaan narkotika, urai AKP Martualesi.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Akun Medsos Dinda Larasati Sebarkan Hoaks Besar Pemkab Deli Serdang Akan Ambil Langkah Hukum
Putra Mahkota Mohammed bin Salman Salat Id di Makkah, Jadi Sorotan di Masjidil Haram yang Dipadati Jutaan Jemaah
Presiden Prabowo Salat Idulfitri dan Gelar Halalbihalal Bersama Warga Aceh Tamiang
Lebaran di New York, Sandiaga Salahuddin Uno Dampingi Anak yang Segera Melahirkan
Rico Waas Ucapkan Terima Kasih atas Silaturahmi Idulfitri di Kediamannya
Maxim Gelar Program Bantuan Sosial Ramadan di Lebih dari 100 Kota dan Salurkan BHR ke 50.000 Mitra
komentar
beritaTerbaru