Minggu, 22 Maret 2026

Diduga Tercemar Limbah PT STS, Ribuan Ikan Mendadak Mati di Sergai

Administrator - Selasa, 07 Mei 2019 14:59 WIB
Diduga Tercemar Limbah PT STS, Ribuan Ikan Mendadak Mati di Sergai

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24.co

Baca Juga:

Ribuan ikan ditemukan mati mendadak di seputaran Sungai Rampah hingga Sungai Bedagai Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Kematian ribuan ikan itu diduga karena air sungai telah tercemar limbah pabrik tapioka milik PT Sari Tani Sumatera (STS) yang beralamat di Desa Cempedak Lobang Kecamatan Sei Rampah.

Salah seorang warga yang tak ingin namanya ditulis, Selasa (7/5) kepada wartawan menuturkan, peristiwa matinya ribuan ikan itu sudah terjadi sejak Jumat (3/5) lalu. Dia juga mengatakan, kematian ikan juga terjadi hampir di semua titik di Sungai Rampah maupun Sungai Bedagai.

“Diperkirakan jumlah yang mati ribuan. Disepanjang sungai, bisa dilihat banyak ikan yang mati,” tuturnya.

Dia juga menyebut, keadaan ini membuat warga yang umumnya bekerja sebagai nelayan sungai, menjadi resah karena tangkapan berkurang drastis. Bagi warga, lanjut dia, keberadaan sungai tersebut dinilai sangat penting karena mereka menggantungkan hidup dari sana.

“Kami di sini ya mengeluhkan kondisi ini. Karena penghasilan kami kan dari ikan-ikan di Sungai Rampah Hingga Sungai Bedagai,” katanya.

Dilihat dari kondisi air sungai saat ini, warga menduga ribuan ikan mati mendadak karena air sungai yang tercemar limbah tapioka milik PT STS. Dikatakan, ada kebocoran kolam limbah dari pabrik pengolahan tapioka di desa tersebut sehingga limbah mengalir ke sungai.

“Kami memang tidak tahu pasti apa penyebabnya. Kuat dugaan dari limbah pabrik atau bisa jadi juga karena yang lain. Kami hanya berharap pemerintah daerah bisa segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini,” katanya.

Sementara itu, guna menelusuri informasi tersebut, beberapa awak media mencoba mengonfirmasi langsung ke PT STS. Namun, saat awak media tiba di PT STS, salah seorang Security yang tak ingin namanya dikorankan mengaku kalau pemimpin perusahaan itu tengah check up ke luar negeri.

“Bapak sedang berobat. Kalau Humas perusahaan sedang keluar. Kami tak bisa berkomentar tentang hal itu (kematian ribuan ikan),”ujarnya singkat.

Ketika mencoba meminta nomor telepon dari Pemimpin Perusahaan maupun Humas agar bisa dikonfirmasi via seluler, Security itu tak memberi nomornya dengan alasan tidak mengetahui berapa nomor kontak dari pimpinannya itu.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Akun Medsos Dinda Larasati Sebarkan Hoaks Besar Pemkab Deli Serdang Akan Ambil Langkah Hukum
Putra Mahkota Mohammed bin Salman Salat Id di Makkah, Jadi Sorotan di Masjidil Haram yang Dipadati Jutaan Jemaah
Presiden Prabowo Salat Idulfitri dan Gelar Halalbihalal Bersama Warga Aceh Tamiang
Lebaran di New York, Sandiaga Salahuddin Uno Dampingi Anak yang Segera Melahirkan
Rico Waas Ucapkan Terima Kasih atas Silaturahmi Idulfitri di Kediamannya
Maxim Gelar Program Bantuan Sosial Ramadan di Lebih dari 100 Kota dan Salurkan BHR ke 50.000 Mitra
komentar
beritaTerbaru