Minggu, 22 Maret 2026

Wakil Wali Kota Akhyar Nasution Pimpin Pembersihan Sungai Babura

Administrator - Rabu, 24 April 2019 16:46 WIB
Wakil Wali Kota Akhyar Nasution Pimpin Pembersihan Sungai Babura

Medan|SUMUT24,co Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi memimpin langsung pembersihan Sungai Babura, Rabu (24/4). Kegiatan ini dilakukan untuk membersihkan sungai dari sampah maupun semak belukar. Di samping itu juga pembersihan diikuti dengan pengerukan untuk mengatasi pendangkalan.

Baca Juga:

Dengan pembersihan yang dilakukan tersebut, Sungai Babura diharapkan dapat mengalir dengan lancar kembali sehingga tidak meluap saat hujan deras seperti yang selama ini terjadi.

Selain petugas Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, pembersihan sungai juga melibatkan Badan Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU), unsur dari tiga kecamatan yang dilintasi Sungai Babura yakni Kecamatan Medan Baru, Medan Polonia dan Medan Petisah serta didukung penuh personel TNI.

Pembersihan yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari penelurusan Sungai Babura yang dilakukan Wakil Wali Kota saat mendampingi Gubsu Edy Rahmayadi, Sabtu (20/4) lalu.

Sebelum pembersihan dimulai, Wakil Wali Kota lebih dulu memimpin apel. Di hadapan seluruh peserta yang akan melakukan pembersihan, Wakil Wali Kota lebih dahulu menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Gubsu dan BWS Sumatera II yang terus mendukung dan mendorong dilakukannya pembersihan Sungai Babura.

“Dalam pembersihan yang dilakukan pagi ini, kita mengangkat sampah dan gundukan-gundukan yang ada di tengah sungai. Dengan demikian saat hujan deras, Sungai Babura tidak akan mengalami overflow (meluap) lagi.

Direncanakan, pembersihan ini akan kita lakukan smpai pertemuan Sungai Babura dengan Sungai Deli. Selesai pembersihan, kemudian akan dilanjutkan dengan menormalisasi Sungai Babura,” kata Wakil Wali Kota.

Diingatkan Wakil Wali Kota, pembersihan yang dilakukan ini tentunya tidak gampang karena faktor sosialnya cukup tinggi. Untuk itu bilang Akhyar, dituntut kesabaran dan harus penuh empati ketika melakukan pembersihan. Di samping itu, Akhyar minta agar camat, lurah dan kepala lingkungan menjadi komunikator yang baik kepada masyarakat.

“Sampai kepada masyarakat bahwa tujuan pembersihan yang kita lakukan ini semata-mata untuk menyelamatkan wilayah dan masyarakat kita (warga). Tidak ada satu pun keinginan kita untuk merugikan orang- perorang. Yang salah, nanti akan kita lakukan tindakan. Jadi tujuan tahapan pertama permbersihan sungai yang kita lakukan ini untuk menurunkan permukaan air,” ungkapnya.

Kemudian Wakil Wali Kota berharap, pembersihan yang dilakukan ini dapat menjadi momentum untuk membersihkan seluruh sungai yang melintasi Kota Medan. Sebab, sudah puluhan tahun sungai-sungai yang ada tidak pernah dibersihkan dan dinormalisasi. Di samping itu lagi seluruh drainase yang dibangun harus disinkronkan dengan seluruh sungai.

Apabila sungai-sungai yang ada tidak dinormalisasi, tegas Akhyar, drainase yang dibangun Pemko Medan tentunya tidak berfungsi dengan baik. Tak pelak kondisi itu akan menyebabkan terjadinya back water (air kembali) saat hujan deras karena sungai tidak dapat menampung air yang datang dari drainase sehingga akhirnya meluap dan menggenangi badan jalan maupun rumah warga sekitar.

Usai apel, Wakil Wali Kota selanjutnya menyerahkan komando pembersihan Sungai Babura kepada Kepala BWS Sumatera II Roy P Pardede. Pasalnya, pembersihan sungai merupakan tupoksi ataupun wewenang BWS Sumatera II. Sedangkan seluruh jajaran Pemko Medan yang terkait beserta aparat TNI mendukung penuh dilakukannya pembersihan tersebut.

Di bawah petunjuk teknis Roy P Pardede, pembersihan Sungai Babura pun dimulai. Dua unit long amp milik Dinas PU pun langsung membersihkan kawasan bantaran sungai. Setelah itu dilanjutkan dengan mengeruk sungai yang mengalami pendangkalan. Bersamaan itu petugas P3SU yang berasal dari 3 kecamatan langsung memasuki sungai untuk membersihkan sampah maupun gundukan yang ada di tengah sungai.

Pembersihan ini disaksikan warga sekitar, mereka sangat mengapresiasi dan mendukung penuh dilakukannya pembersihan. Sebab, mereka sudah bosan menjadi langganan banjir setiap kali Sungai Babura meluap. Selain merusak peralatan rumah tangga, luapan air juga menghentikan aktifitas warga.

“Alhamdulillah, Sungai Babura akhirnya dibersihkan. Semoga dengan pembersihan yang dilakukan, kawasan kami terbebas dari banjir. Apalagi kami dengar setelah dilakukan pembersihan, akan dilanjutkan dengan menormalisasi Sungai Babura. Warga siap mendukung pembersihan dan nomrlaisasi yang dilakukan,” ungkap Amru (48), mewakili warga sekitar.

Pembersihan dna pengerukan berjalan dengan lancar, bantaran sungai yang sebelujmnya dipenuhi semak kini telah bersih. Begitu pula dengan sampah dan gundukan yang ada di tengah sungai, berhasil dibersihkan sehingga air terlihat mengalir dengan lancar. Di samping itu rimbun bambu yang saat air sungai meluap menghambat kelancaran aliran air pun dibersihkan. Wakil Wali Kota pun tampak puas dengan hasil pembersihan yang dilakukan.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Akun Medsos Dinda Larasati Sebarkan Hoaks Besar Pemkab Deli Serdang Akan Ambil Langkah Hukum
Putra Mahkota Mohammed bin Salman Salat Id di Makkah, Jadi Sorotan di Masjidil Haram yang Dipadati Jutaan Jemaah
Presiden Prabowo Salat Idulfitri dan Gelar Halalbihalal Bersama Warga Aceh Tamiang
Lebaran di New York, Sandiaga Salahuddin Uno Dampingi Anak yang Segera Melahirkan
Rico Waas Ucapkan Terima Kasih atas Silaturahmi Idulfitri di Kediamannya
Maxim Gelar Program Bantuan Sosial Ramadan di Lebih dari 100 Kota dan Salurkan BHR ke 50.000 Mitra
komentar
beritaTerbaru