MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengcek pasukan Polda Sumut-Kodam I/Bukit Barisan (BB) saat apel kesiapan dalam rangka pengamanan Pemilu tahun 2019 di Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Lapangan Benteng, Medan. Kamis (11/4/2019).
Saat pemeriksaan, Panglima TNI mengatakan apakan pasukan ini sudah siap mengamankan Pemilu nanti. Dengan serentak pasukan TNI mengucapkan “Siap Panglima,” ucap pasukan dengan serentak.
Kemudian pada saat Panglima TNI dan Kapolri memeriksa barisan Polisi, Kapolri, Jendral Tito Karnavian sempat berbincang kepada komandan pasukan dan mengatakan apakah pasukan sudah siap untuk mengamankan Pemilu di wilayah Sumatera Utara.
“Kami siap dan akan mengamankan wilayah Sumut untuk Pemilu nanti,” ucap komandan pasukan.
Usai memeriksa pasukan, kemudian Panglima TNI dan Kapolri langsung meninggalkan pelataran Lapangan Benteng yang didampingi oleh Kapolda dan Pangdam.
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, dalam mengamankan Pemilu 2019, Poldasu dan Kodam I/BB menurunkan 22 ribu personil gabungan.
“Jumlah pasukan untuk jajaran Polda Sumut dengan bantuan TNI ada 22 ribu yang akan tersebar di lapangan baik itu pengamanan TPS dan membackup situasi keamanan lainnya,” kata Irjen Pol Agus usai apel.
Kapolda Sumut menjelaskan, bahwa dalam pengaman Pemilu, Polda Sumut dibackup Kodam l/Bukit Barisan. Dimana, dalam Apel Kesiapan Pemilu ini Sumut mendapat kehormatan untuk melakukan apel kesiapan karena dihadiri dan dicek Panglima TNI dan Kapolri.
“Artinya beliau meyakinkan betul pada pihak keamanan di Sumut siap melakukan tahapan pengamanan pemilu yang sebentar lagi kita laksanakan,” jelas Irjen Pol Agus.
Menurut Kapolda Sumut untuk potensi kerawanan Pemilu di Sumut, pihak Polri mengacu data yang di keluarkan KPU RI.
“Kalau dari index yang dikeluarkan KPU, Sumatera Utara ini urutan Ke 28 dari 34. Namun demikian kita tidak boleh underestimate (meremehkan) kita tetap siaga, waspada dan siap sediah untuk tahapan pemilu,” ucapnya.
Sementara itu Pangdam I/BB, Mayor Jenderal TNI Sabrar Fadhilah mengamini apa yang dikatakan Kapolda Sumut.
“Saya didampingi unsur TNI menegaskan bahwa TNI siap mendukung Polri untuk menyelenggarakan pengamanan Pemilu agar aman dan damai,” tuturnya.
Pangdam juga menegaskan netralitas bahwa itu sudah menjadi keharusan dan memberitahukan kepada masyarakat agar jangan takut dalam pemilu nanti. Pesta demokrasi nanti, TNI dan Polri siap mengamankan ini.
“Kami ada tahapannya bahwa ini pesta demokrasi, kami mengedepankan masyarakat agar mengajaknya untuk menyukseskan Pemilu ini,” tegasnya.
“Dari sisi jumlah kalau dari Kodam l/BB ada empat provinsi yaitu, Sumut, Sumbar, Kepri dan Pakan Baru dan secara jumlah ada 20 ribu kami siapkan. Untuk bantuan ke Poldasu ada 10 ribu personil. Jumlah ini berbeda dengan provinsi yang lain karena terkait jumlah TPS dan luas wilayah,” tambah Pangdam l/BB. (W05)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News