MEDAN I SUMUT24.co
Seleksi Direksi dan Dewas BUMD Provsu terus bergulir, sejalan dengan hal tersebut banyak harapan-harapan masyarakat tentang figur dan sosok para direksi dan Dewas BUMD Sumut.
Pemerhati Sosial Shohibul Anshor Siregar ketika diminta tanggapannya terkait seleksi Direksi dan Dewas BUMD Provsu kepada SUMUT24, Kamis (28/3).mengatakan, Di luar ketentuan-ketentuan teknis persyaratan baku calon Dewas dan Direksi BUMD yang diterangkan dalam PP No 54 Tahun 2017, diharapkan proses seleksi dapat menghasilkan keterpilihan figur-figur yang memiliki integritas dan keahlian profesional yang dituntut secara teknis sesuai core bussiness masing-masing BUMD, ucapnya.
Baca Juga:
Menurutnya, Kriteria itu juga harus sebanding dengan kadar mentalitas yang optimum dalam kerja bersama (team work). Mereka yang duduk di Dewas dan Komisaris bukan orang-orang yang identik dengan fugur berkarakter super bintang sepak bola.
Tentu saja ukuran lain yang penting ialah seberapa faham para kandidat ini dengan permasalahan dan tantangan yang dipetakan oleh dokumen RPJMD dan fakta-fakta kesenjangan yang timbul secara empirik karena perspektif dan perilaku pembangunan yang mengutamakan pertumbuhan (growth) semata.
Setiap orang di Sumatera Utara selalu mengeluh soal sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tentu saja ambisi untuk meningkatkannya begitu penting difahami secara strategis oleh mereka yang nanti terpilih.
Pada dasarnya jika dirujuk filosofi dasar pembentukan BUMD kita akan bertemu dengan ketentuan-ketentuan imperatif (wajib) yang terdapat di dalam pasal 33 Undang-undang Dasar 1945. Pasal ini meniscayakan sistem ekonomi Pancasila, yang jika dibandingkan dengan sistem yang ada di dunia saat ini kerap disebut sebagai sistem ekonomi campuran. Misi ini berat, dan dalam pengaruh globalisasi dan liberalisasi saat ini seolah dianggap sebagai sebuah kemustahilan, ucap Direktur Nbasis tersebut.
Lebihlanjut Dosen Fisipol UMSU tersebut, Mereka yang terpilih diharapkan sebagai negarawan yang bisa menghadirkan pendekatan baru dalam perwujudan nilai-nilai Pancasila dalam ekonomi sehingga Sumut dapat lebih maju dan berkembang. Integritas, kompetensi dan rekam jejak reputasi, menjadi pertimbangan penting dalam pemilihan direksi. Terlebih lagi untuk sebuah BUMD yang pemasukan PAD nya tercapai target.
Dosen Senior ini pun mengharapkan tidak ada upaya manipulatif atau permainan uang yang tidak sesuai dengan tata kelola berlaku dalam pemilihan agar figur terpilih benar-benar sesuai dengan kriteria untuk memajukan BUMD, Ucapnya.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News