Minggu, 22 Maret 2026

Wagub Sumut Kagum denganBuku Bumi Karema, Ajak Ruthy Bambang Waskito Eksplorasi Keindahan Sumut

Administrator - Kamis, 28 Maret 2019 07:58 WIB
Wagub Sumut Kagum denganBuku Bumi Karema, Ajak Ruthy Bambang Waskito Eksplorasi Keindahan Sumut

JAKARTA I SUMUT24

Baca Juga:

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengagumi buku Bumi Karema yang ditulis oleh fotografer Ruthy Bambang Waskito atau  dikenal Rose Kampoong. Buku yang berisi kumpulan foto yang menggambarkan keindahan Sulawesi Utara ini menjadi inspirasi Wagub Sumut lantaran dapat menjadi media informasi mengenai kekayaan alam dan budaya sehingga dapat mengangkat pariwisata daerah.

Hal itu diungkapkan Wagub Sumut saat menghadiri peluncuran buku Bumi Karema, di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Benteng Jakarta, Rabu malam (27/3).

“Kehadiran Buku Bumi Karemaini sangat membantu sebagai promosi daerah Sulawesi Utara (Minahasa) yang kaya akan flora dan fauna juga kebudayaannya. Melalui buku tersebut jelas akan menjadi panduan atau informasi bagi masyarakat khususnya Sulawesi Utara, maupun masyarakat nasionaldan international,”jelasnya.

Apalagi kata dia, buku ini telah mendapat dukungan dari Pemprov Sulawesi Utara, selain menjadi bahan acuan untuk pariwisata, ke depannya juga buku ini akan menjadi salah satu materi pelajaran di sekolah.

“Hal- hal seperti inilah yang sangat positif diangkat sebagai promosi daerah, saya sempat mengajak Ruthy Bambang Waskito atau Rose Kampoong untuk datang ke Sumut ,karena hobbynya yang suka traveling dan masuk kampong tersebut, tentu beliau bisa menuangkan atau mengambarkan suatu tempat lengkap dengan keberagaman flora, fauna, keindahan alam dan lainnya dalam sebuah buku,” paparnya.

Apalagi, lanjut Wagub Sumut, Sumatera Utara kaya akan berbagai budaya dan adat istiadat yang dapat diangkat kedalam sebuah buku. Tentu akan lebih banyak informasi yang bisa digali dan lebih menarik lagi, karena kekayaan Sumut tidak hanya dari alamnya tapi juga adat istiadatnya.

“Bayangkan bisa salah satu etnis/ suku di Sumut dibuat asal usul dan kisahnya, pasti lebih menarik dan sangat layak untuk diketahui generasi dan pelajar Sumut, sehingga mereka bisa mengenal daerah dan kebudayaan daerah ini,”ujarnya.

Bila di Minahasa ada kisah Putri Karema sebagai putri pemberani dan lemah lembut, Sumut juga memiliki sosok putri yang sangat dikagumi seperti legenda Putri hijau atau Putri Titian Bulan sebagai nenek moyangnya para suku batak,

“Bila ini diangkat Saya yakin generasi atau pelajar di Sumut sangat menyukainya tentang keberadaan dan kekayaan khas daerah. Ini juga bisa menjadi muatan lokal pada mata pelajaran siswa di sekolah. Kita bisa mencontoh Pemprov Sulutyang akan menjadikan buku Bumi Karema menjadi salah satu buku pelajaran muatan lokal di sekolah, tujuannya agargenerasi muda tetap mengetahui sejarah daerahnya,”paparnya.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Putra Mahkota Mohammed bin Salman Salat Id di Makkah, Jadi Sorotan di Masjidil Haram yang Dipadati Jutaan Jemaah
Presiden Prabowo Salat Idulfitri dan Gelar Halalbihalal Bersama Warga Aceh Tamiang
Lebaran di New York, Sandiaga Salahuddin Uno Dampingi Anak yang Segera Melahirkan
Rico Waas Ucapkan Terima Kasih atas Silaturahmi Idulfitri di Kediamannya
Maxim Gelar Program Bantuan Sosial Ramadan di Lebih dari 100 Kota dan Salurkan BHR ke 50.000 Mitra
Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Batasan Tahun Kelulusan Dihapus
komentar
beritaTerbaru