Medan|SUMUT24
Pemandangan sangat miris dan memprihatinkan terpampang saat Pemko Medan bersama Kodam I/BB menggelar aksi bersih-bersih di Sungai Bedera, Jumat (22/3).
Baca Juga:
Saat pembersihan yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi MH, Kasdam I/BB Brigjen TNI Hasanuddin dan Aster Kasdam I/BB Kol Inf Parluhutan Marpaung dilakukan, tumpukan sampah ditemukan dalam gorong-gorong di Jalan Kapten Sumarsono, persisnya depan pintu masuk Jalan Tol Helvetia.
Sampah sangat banyak sehingga membuat air tidak dapat mengalir. Kondisi itulah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya banjir di kawasan tersebut. Yang membuat miris, sampah itu merupakan sampah rumah tangga dan sepertinya sengaja dibuang dalam aliran sungai. Selain didominasi sampah berbahan plastik, tilam dan ambal pun ikut dibuang sehingga menyebabkan terjadinya penyumbatan.
Wakil Wali Kota, Kasdam dan Aster Kasdam berkoordinasi, teralis besi yang menutup bak kontrol pun dibuka dengan menggunakan long amp loader.
Pasca dilakukannya pembersihan, air pun lancar mengalir. Dalam hitungan menit, terjadi penurunan air hingga mencapai setengah meter. Wakil Wali Kota, Kasdam dan Astes Kasdam pun tampak puas, termasuk Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Khairul Syahnan, Kadis PU Kota Medan Isa Anshari serta Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah yang datang menyusul.
Wakil Wali kota memohon dengan sangat kepada seluruh warga Kota Medan, supaya tidak membuang sampah lagi ke dalam parit maupun sungai. Pasalnya, tindakan itu menyebabkan parit dan sungai tersumbat sehingga berdampat terjadinya banjir.
Sedangkan Kasdam I/BB Brigjen TNI Hasanuddin juga menyampaikan rasa prihatinnya atas tumpukan sampah dalam gorong-gorong tersebut. Kasdam menegaskan, Kodam I/BB siap membantu Pemko Medan dan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II dalam menormalisasi Sungai bedera.
Selain Pemko Medan dan Kodam I/BB, aksi bersih Sungai Bedera juga melibatkan para pelajar, organisasi kepemudaan, sehingga jumlah perserta mencapai 1.750 orang.
Dikatakan Wakil Wali Kota, aksi bersih-bersih ini merupakan pra normalisasi Sungai Bedera, sebab dalam waktu dekat akan dilakukan normalisasi untuk melebarkan dan mendalamkan kembali sungai tersebut.
Aksi bersih Sungai yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB itu mendapat apresiasi dan dukungan dari warga, salah satunyaFaturahman (38).
Dikatakannya, dia sangat mendukung penuh aksi bersih-bersih yang dilakukan Pemko Medan bersama Kodam I/BB tersebut. Termasuk, membongkar bangunan yang didirikan di atas badan maupun sepadan Sungai Bedera. (R02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News