MEDAN | SUMUT24.CO
Baca Juga:
Bertempat di Halaman KS Tubun Mapolda Sumut, Jalan Tanjung Morawa, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, meluncurkan buku Sang Pemimpin Pemersatu Keberagaman, Sabtu (16/2/2019), bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-52 Irjen Pol Agus Adrianto.
Peluncuran buku itu, turut dihadiri Waka Polda Sumut Brigjen Pol H Mardiaz Kusin Dwihananto SIK Mhum, Ketua Daerah Bhayangari Sumut Ny. Evi Agus Andrianto, Ny. Mardiaz dan Bupati Batubara, Ir H Zahir, M.AP, Rektor Universitas Harapan, Prof. Dr. Ritha F. Dalimunte, SE, M.Si, Rektor UMSU diwakili Dr. Yusri Isfa, Guru BeÂsar Unimed Prof. Dr. Efendi Napitupulu, M.Pd, Dosen Pascasarjana USU Parapat Gultom, Ph.D dan sejumlah pejabat utama dan Kapolres se Sumatera Utara.
Peluncuran buku yang ditulis oleh Drs Syaiful Syafri MM, Ketua Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri dan tokoh pamong senior yang pernah menduduki sejumlah jabatan eselon 2 di Pemprovsu, kolumnis dan mantan wartawan ini dilaksanakan bertepatan dengan Ulang Tahun ke-52 Irjen Pol Agus Andrianto.
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyatakan, dirinya memasuki tahun ke 13 bertugas di Sumatera Utara, dan sebagai orang nomor satu di Poldasu, maka meneguhkan diri mewakafkan jabatannya selaku Kapolda Sumut untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Sumut.
Lanjut dikatakan Irjen Pol Agus Andrianto, dirinya tidak menyangka jika program kerja 100 hari sebagai seorang Kapolda di Sumatera Utara mendapat apresiasi dengan tulisan menjadi sebuah buku.
“Saya ucapkan terimakasih kepada, Drs Syaiful Syafri sebagai penulisnya,†ucap Irjen Pol Agus Andrianto sembari menegaskan, keberhasilan program 100 hari kerjanya adalah keberhasilan masyarakat Sumut.
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dalam sambutannya menyatakan bahwa ia memasuki Tahun ke 13 bertugas di Sumatera Utara, dan sebagai seorang Kapolda ia telah mewakafkan jabatannya selaku Kapolda Sumut untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Sumut.
“Jika apa yang saya kerjakan hasilnya baik, maka yang baik dan hebat itu masyarakat Sumut, karena sudah 13 tahun mendidik saya di Sumatera Utara,†tegasnya.
Drs Syaiful Syafri MM, penulis buku ‘Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH ‘Sang Pemimpin Pemersatu Keberagaman’ mengaku terinspirasi dari Mapoldasu yang menurutnya sebagai rumah rakyat karena mendapat kunjungan para ulama, para pendeta, nazir mesjid, penggali kubur, pengemudi angkot, para betor, petugas kebersihan dan sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk bekerja sesuai peraturan perundang-undangan.
Hakekatnya, karya-karya 100 hari program kerja Kapoldasu adalah mendorong pemerintah daerah untuk merencanakan dan melaksanakan program prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2019.
Ditegaskannya, program kerja Kapoldasu 100 hari merupakan wujud pelaksanaan 11 program prioritas Kapolri Jendral Pol Prof Dr Tito Karnavian agar Polri dalam bekerja Profesional, Modern, dan TerÂperÂcaya.
Sementara itu, Prof Dr Effendi Napitupulu M Pd dalam bedah buku menjelaskan, buku tersebut efektif, sistematis, tidak boros, dan semua digambarkan dalam tulisan yang dilengkapi foto.
“Buku ini juga efisien, mudah difahami sehinga cocok untuk dibaca bagi seorang yang meniti karir di kepolisian yang berbasis masyarakat dan mengutamakan pendekatan manusiawi daripada tindakan dalam penegakan hukum pidana,†katanya.
Pendapat lain disampaikan Parapat Gultom, PhD yang menegaskan, Irjen Pol Drs Agus Andrianto merupakan pemimpin yang mampu mempersatukan keberagaman sehingga Sumatera Utara kondusif dengan pola kerja kebersamaan, kolaborasi dan agamais serta mendapat dukungan staf.
Buku kedelapan karya Syaiful Syafri ini juga membedah kedekatan Kapolda Sumut dengan personil TNI/Polri, Persatuan Purnawirawan Polri, Ibu-ibu Bhayangkari, Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri, organisasi kemasyarakatan dan pemuda, bikers supir angkutan umum serta abang becak di Sumut.
Berkat gebrakan program 100 hari Agus Andrianto yang mumpuni, humanis dan religius maka Kapolda Sumut ini dikenal sebagai Sang Pemimpin Pemersatu Keberagaman.
Mapolda Sumut pun menjadi rumah rakyat sehingga terbangun partisipasi aktif masyarakat untuk Kamtibmas Sumut yang kondusif.
Buku biografi juga menceritakan Agus Andrianto yang dinobatkan sebagai Bapak Nelayan Tradisional Sumut dan berbagai apresiasi lain.
Dalam buku juga dijabarkan keyakinan sejumlah tokoh di Sumut bahwa Agus Andrianto bersama Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto beserta jajaran kepolisian akan mampu mempertahankan Sumut yang kondusif menjelang Pemilu 2019.
Atas terbitnya buku biografi dirinya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto SH MH di hadapan Wali Kota Medan, Bupati Deliserdang, Ketua MUI Sumut, Ketua FKUB Sumut, Ketua Umum Pujakesuma dan undangan lain berterima kasih atas penerbitan buku tersebut.
Irjen Pol Agus Andrianto yang telah bertugas di Sumut selama 13 tahun menegaskan amanah menjadi Kapolda Sumut merupakan karunia dari Allah SWT.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News