BATUBARA I SUMUT24.co
Bupati Batubara Zahir mengatakan, saat ini Kabupaten Batubara menjadi kabupaten penyanggah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Hal itu sesuai dengan Perpres Nomor 58 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Stategis Nasional, yang salah satunya dibangunnya pelabuhan internasional Kuala Tanjung. â€Dan proyek inilah yang akan menjadikan Batubara sebagai daerah bisnis yang sesuai dengan misi dan misi kami Bupati dan Wakil Bupati,” terangnya.
Baca Juga:
Disebutkan juga, Kabupaten yang dimekarkan berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2007 tersebut, akan dijadikan pusat industri yang kreatif dan inovatif. “Inilah yang akan membantu pertumbuhan ekonomi di Batubara,†sebutnya.
Selain itu, kata Bupati, Batubara juga mempunyai potensi daerah wisata dan juga peninggalan sejarah seperti Istana Lima Laras, Danau Laut Tador, dan Songket Batubara, serta beberapa perusahaan yang nantinya akan mendongkrak naiknya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Untuk itu, setelah pelantikan bersama Pak Wabup Oky, kami mempunyai tujuh perintah harian yang harus dilaksanakan oleh seluruh OPD, yakni tingkatkan ketaqwaan, bekerja dengan baik, disiplin, jujur dan bertanggung jawab, tingkatkan ilmu pengetahuan dan kembangkan kopetensi, bekerja tim dan bersinergi dengan semua elemen, berikan pelayanan yang mudah dan cepat kepada seluruh masyarakat dan investor, bekerja sesuai tupoksi, serta bekerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,†ujar Zahir.
Turut hadir pada acara itu, Asisten Pemerintahan Umum Djumsadi, OPD Pemprovsu, Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Tokoh masyarakat Prof Djohar Arifin.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News