JAMBI | SUMUT24.co
Baca Juga:
Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo memberikan pengarahan kepada seluruh Babinsa se-Sumatera yang dilaksanakan di Balariung Pinang Masak, Universitas Jambi, Minggu (16/12).
Dalam pemberian pengarahan tersebut, Presiden RI turut didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto SIP dan Kapolri Jendral Pol Prof H Muhammad Tito Karnavian PhD yang turut diikuti oleh 3.286 prajurit TNI, terdiri dari 3.019 Bhabinsa, 228 Danramil, 31 Dandim, 15 perwakilan TNI AL, 15 Perwakilan TNI AU dan 33 Personel Polri.
Pada kesempatan itu, Panglima TNI menyampikan, bahwa tugas Babinsa merupakan tugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan penjaga teritorial.
“Kita (TNI) mengucapakan terimakasih atas kenaikan tunjangan kinerja TNI dan diharapkan bulan Januari 2019 sudah bisa diterima dengan besaran 70% yang akan dirapel selama enam bulan dan mulai bulan Juni,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto SIP dalam siaran persnya yang diterima Media Group SUMUT24.
Lanjut dikatakan Panglima TNI, besaran kenaikan tunjangan yang diterima pangkat bintara sebesar satu juta rupiah. “Ini merupakan tanggung jawab prajurit untuk meningkatkan kinerjanya,” ujar Panglima TNI.
Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, setiap dirinya melajukan kunjungan ke daerah, ia selalu dibisikin tolong tunjangan Bhabinsa dinaikkan. “Pak Presiden, tolong tunjangan operasional Bhabinsa dinaikkan,” ucap Joko Widodo yang kerap disapa Jokowi ini di hadapan para Bhabinsa yang disambut tepuk tangan meriah.
Lanjut dikatakan Joko Widodo, tunjangan kinerja yang akan diterima nantinya terhitung mulai bulan Januari 2019 sudah bisa diterima. “Yang kedua, setelah tunjangan diterima, saya tuntut tanggungjawabnya,” ucap Joko Widodo dengan tegas.
Sambung Joko Widodo, Pemerintah, sudah menggelontorkan dana desa yang semakin tahun semakin besar mencapai Rp187 triliun untuk Rp74.000 desa.
“Sampaikan kepada Kepala Desa (Kades) untuk realisasi penggunaan dana desa harus direalisadikan di dalam desa, karena bisa memakmurkan usaha setenpat. Jangan sampai digubakan keluar dari desa,” terang Joko Widodo.
Presiden RI menambahkan, sudah ada 158,6 ribu jalan desa yang telah terbangun, 18,4 ribu posyandu, 48,6 unit paud, 6,9 ribu pasar rakyat dari dana desa yang terealusasi.
“Hal ini bertujuan untuk pemerataan ekonomi seluruh Indonesia demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Saya perintahkan Babinsa untuk membangun persatuan jangan sampai ada konflik dan jaga persatuan dan Kesolitan TNI-Polri,” pungkas Joko Widodo dalam sambutannya. (rel/W02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News