Cek Langsung ke Pasar Sukaramai dan Halat, Polda Sumut Pastikan Harga Sembako Terkendali
MEDAN I SUMUT24.CODalam rangka memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting), personel Satgas Pangan Polda S
kota
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Bandara Soewondo yang sebelumnya dikenal dengan Bandara Polonia Medan akan segera dibangun menjadi pusat perdagangan terbesar di Sumatera Utara.
Sebagaimana diketahui setelah Bandara Kualanamu Indonesia Airport (KNIA) dibangun kemudian Bandara Polonia berubah nama menjadi Pangakalan Udara Soewondo (Soewondo Air Force Base), sebuah pangkalan udara (Lanud) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU).
Dengan masih dipakainya bandara Soewondo maka tata ruang untuk keselamatan pesawat masih berlaku sehingga invenstor masih dilarang membangun gedung diatas ketinggian yang ditentukan.
Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa program berikutnya yang akan diselesaikan adalah mengenai tata ruang. Hadi menceritakan kemarin didatamgi oleh Walikota Medan Bobby Nasution bersama Dirjen Perhubungan Darat dan Staff Hukum Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia menyampaikan bahwasanya jika Tata ruang Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Lanud Suwondo tidak dicabut akan menghambat investasi.
“Saya sampaikan tata ruang KKOP telah dicabut, ” ungkap Hadi. Pada pertemuan dengan Gubernur Sumatera Utara, Walikota/Bupati di ruang Raja Inal Siregar (Ris) lantai II Kantor Gubernur Jalan Diponegoro nomor 30 Medan Kamis (20/7).
Setelah dicabut pesawat-pesawat TNI-AU yang selama ini masih berada di Lanud Soewondo akan segera dipindahkan ke Bandara KNIA untuk sementara. Sedangkan terkait penyelesaian bidang tanah di Bandara Lanud Soewondo yang diketahui lahan tersebut masih ada yang merupakan milik masyarakat. Hadi meminta supaya diselesaikan sesuai dengan skema yang telah ditentukan.
“Disana akan dibangun pusat perdagangan. Dari ratusan hektar luasnya sekitar seluas 40 hektarnya akan dibangun untuk pusat perdagangan terbesar di Sumut, ” beberkan nya.
Menurut Hadi bahwa hal ini dilakukan sebagai semangat untuk menarik investasi karena menurutnya investor akan datang dikarenakan diberikan kemudahan regulasi disamping kesesuaian tata ruang. “Apabila masalah tata ruang selesai investor kan datang ke Indonesia dan masing-masing Provinsi dan Kabupaten Kota memiliki Rencana Detil Tata Ruang (RDTR), ” tambahkan nya.
Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo ditengah-tengah kesibukannya Kepala Daerah hendaknya segera melakukan percepatan sertifikasi tanah, menyelesaikan konflik sengketa tanah dan selesaikan Rencana Detail Tata Ruang. Red
MEDAN I SUMUT24.CODalam rangka memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting), personel Satgas Pangan Polda S
kota
Satgas Pangan Polri Pastikan Harga dan Stok Bapokting Stabil Jelang Ramadhan
kota
Dinas Kominfo Pematangsiantar Menandatangani Perjanjian Kinerja dengan OPD
kota
Bunda Pendidikan PAUD mengunjungi sejumlah PAUD di Kota Pematangsiantar
kota
Sergai sumut24.co Polres Serdang Bedagai menggelar peringatan Isra Miraj 1447 Hijriah di Aula Tathya Dharaka, Jumat (13/2/2026) pukul 09.
News
sumut24.co MEDAN, Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT PLN (Persero) melalui PLN UI
kota
sumut24.co JAKARTA, PT PLN (Persero) kembali menegaskan komitmennya terhadap budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pelaksanaa
News
sumut24.co JAKARTA, Polri menggelar kegiatan bertajuk Konsolidasi Asesor Assessment Center Polri Tahun 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) melaksanakan Pelatihan Desa Siaga Bencana T
News
sumut24.co BATUBARA , PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus mempercepat agenda hilirisasi nasional dengan melakukan groundbreaking F
News