Minggu, 15 Februari 2026

Bobby Nasution Genjot Vaksin Booster Kedua, Pengamat: Penting Untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Administrator - Minggu, 05 Februari 2023 02:02 WIB
Bobby Nasution Genjot Vaksin Booster Kedua, Pengamat: Penting Untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Medan I Sumut24.co

Baca Juga:

Sesuai kebijakan Pemerintah Pusat, vaksinasi booster kedua Covid-19 bagi masyarakat umum pun telah dimulai sejak 24 Januari 2023. Vaksinasi booster kedua ini pun berlaku bagi masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Hal ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan dan memastikan imunitas yang sudah terbentuk sebelumnya.

Sejalan dengan itu di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution, Pemko Medan juga telah membuka layanan vaksinasi booster dosis kedua bagi masyarakat umum. Untuk mendapatkannya, masyarakat bisa langsung mendatangi seluruh puskesmas yang ada di Kota Medan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, hingga 1 Februari 2023, tercatat sudah sebanyak 15.804 masyarakat yang divaksinasi booster kedua atau sekitar 7,09 persen. Capaian ini dipastikan akan terus meningkat, mengingat vaksinasi booster kedua baru saja dimulai.

Adapun rinciannya yakni tenaga kesehatan (nakes) 9.406 orang (50,22%). Capaian ini sangat besar dibandingkan masyarakat umum, dikarenakan vaksin tersebut terlebih dahulu memang diberikan kepada para nakes. Kemudian, orang lanjut usia sebanyak 3.272 orang (1,60 %) dan petugas publik 552 orang (0,37 %). Selanjutnya, masyarakat umum sebanyak 2.533 orang (0,19 %) serta 40 orang remaja (0,02 %).

Terkait itu, pengamat kesehatan Sumut Dr. dr. Delyuzar, M.Ked (P.A), Sp.PA, Subsp.U.R.L (K) mengatakan, gencarnya vaksinasi booster kedua yang dilakukan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Bobby Nasution sangat baik. Sebab, bilang Delyuzar, manusia pada dasarnya dibesarkan oleh vaksin.

“Vaksin ini bagus. Dari lahir sampai besar sekarang, kita ini sebenarnya dibesarkan oleh vaksin. Mulai dari vaksin polio, hepatitis, campak, BCG dan vaksin lainnya,” ujar Delyuzar saat dihubungi, Jumat (3/2).

Untuk itu, Delyuzar mengingatkan kepada masyarakat agar tidak takut untuk ikut vaksinasi booster kedua di Kota Medan. Sebab, vaksinasi berfungsi untuk kesehatan karena menjaga daya tahan tubuh dari berbagai macam penyakit.

“Jadi, kita jangan mudah termakan isu hoax tanya pada ahlinya, mungkin kalau sejak dini kita tidak divaksin kita sudah mudah terserang oleh penyakit. Bahkan saat pandemi covid-19 melanda tingkat kematian bisa lebih tinggi lagi dari hasil yang ada,” tambahnya.

Selain itu, vaksinasi booster, sambungnya, memiliki banyak manfaat. Tidak hanya segi kesehatan, bahkan segi ekonomi di negara ini juga baik. Terlebih, jika covid-19 varian baru datang lagi, sedangkan tidak ada antisipasi daya tahan tubuh, pasti berpotensi terkena covid-19. “Dapat dipastikan ekonomi kita akan jatuh lagi, maka dari itu untuk mengantisipasi ini masyarakat agar melakukan vaksinasi,” pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru
Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit Oleh Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI TERNYATA bukan hanya Srikandi dan Gatotkaca yang beda versi Mahabharata de

News