Minggu, 15 Februari 2026

Sambut Ramadhan 1444 H, STM -SPDS Lakukan Pengecatan Kuburan, Gotong Royong, Israk Mikraj Serta Pembagian Sembako

Administrator - Minggu, 29 Januari 2023 02:55 WIB
Sambut Ramadhan 1444 H, STM -SPDS Lakukan Pengecatan Kuburan, Gotong Royong, Israk Mikraj Serta Pembagian Sembako

Medan I Sumut24.CO

Baca Juga:

Serikat Tolong Menolong Silaturahmi Kelurahan Petisah Hulu/Darat dan Sekitarnya (STM-SPDS) Kecamatan Medan Baru Kota Medan, menggelar Rapat Pengurus dalam rangka penyambutan bulan suci Ramadhan 1444 H di Mesjid Nurul Muslimin, Sabtu malam (28/1/2023).

Rapat pengurus tersebut dihadiri Pembina STM-SPDS Drs H Anwar Sayuti, Ketua STM SPDS H M Alfaiz SHI (sekaligus memimpin jalannya rapat), Sekretaris Zulfikar Siregar dan sejumlah pengurus inti.

Adapun poin penting dari hasil rapat pengurus antara lain memutuskan pada awal bulan Februari 2023 akan dimulai pengecatan tembok areal Pekuburan Muslim Jalan Pare/Lobak dengan warna kuning hijau, pembelian alat’perlengkapam STM-SPDS berupa mesin pompa air, mesin potong rumput, becak dayung untuk mengangkut peralatan penguburan jika ada anggota yang kemalangan (meninggal dunia).

Rapat juga memutuskan akan dilaksanakan penomoran nisan kuburan. “Sepekan menjelang masuknya awal ramadhan, pengurus dan seluruh anggota STM SPDS akan melaksanakan gotong royong membersihkan kuburan. Saya mengajak seluruh anggota dan pengurus serta para keluarga ahli waris untuk bersama-sama melakukan gotong royong sekaligus menjalin silaturami kita betsama,” ajak Ustad HM Alfaiz.

Point penting hasil rapat memutuskan, bila ada keluarga anggota maupun pengurus STM-SPDS yang meninggal dunia, bila keluarga ingin menguburkannya di pekuburan Jalan Pare, wajib mendapat izin resmi dari Ketua dan Sekretaris STM SPDS.

“Kedepan, kita akan tertibkan soal penguburan ini. Petugas Penggali kubur tidak bisa melakukan penggalian kuburan sebelum belum ada surat izin dari Ketua STM SPDS. Dan bila bukan anggota, pengurus atau keluarga dari STM SPDS yang meninggal, tidak boleh lagi dikuburkan di Jalan Pare kecuali kuburannya ditimpa dengan keluarganya atau membayar inpaq. Kita ingin tertibkan soal ini, karena selama ini ada yang meninggal dan bukan anggota tapi tetap ingin dikuburkan di Jl Pare. Saya ingatkan lagi kepada petugas penggali kubur, bila tak ada surat resmi dari Ketua maupun Sekretaris STM-SPDS jangan digali areal kuburan tersebut,” tegas HM Alfaiz.

Dalam pertemuan tersebut, Pembina maupun Ketua STM-SPDS mengajak sekaligus menghimbau, seluruh anggota yang jumlahnya lebih 200 an, agar membayar kewajiban iuran bulanan sebesar Rp 25.000.

“Karena sampai saat ini masih ada anggota STM SPDS yang masih menunggak atau belum membayar iuran bulannya. Marilah kita besarkan perkumpulan ini dengan membayar kewajiban kita setiap bulannya, karena uang tersebut mantinya untuk keluarga kita juga,” imbuh kedua pengurus STM SPDS tersebut.

Pengurus STM SPDS juga akan menggelar perayaan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dijadwalkan pada Sabtu malam (11/3/2023) mendatang di Mesjid Nurul Muslimin dirangkai dengan penyambutan bulan suci ramadhan.

“Kita akan kumpulkan beras serta sembako berupa gula, migor, kopi, susu dan nantinya akan kita bagikan kepada anggota yang berhak menerimanya. Malam ini sudah kita sepakati yang menjadi Ketua Panitia dan Wakil PHBI Israk Mikraj H Murtado Sulaiman bersama H Zubir Usman,” ujar HM Alfaiz. (red-1)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kemnaker Gandeng Shopee Latih 100 Instruktur BLK soal Digital Marketing dan Shopee Affiliate
Sambut Imlek 2026 dengan Kepedulian, Musim Mas Berbagi Kebahagiaan Bersama Masyarakat Prasejahtera di Sekitar Perusahaan
Peluang Pengembangan Paket Perjalanan 2026 di Australia Barat
Tausiah Punggahan di STIKES Helvetia: Empat Cara Menyambut Ramadan
Pasangan Firli Bahuri-M. Ahsan Juara Piala Gong Xi Fa Chai 2026
Lima Pejabat Eselon II Pemprov Sumut Mundur, Bobby Nasution Tegaskan Kinerja Utama
komentar
beritaTerbaru
Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit Oleh Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI TERNYATA bukan hanya Srikandi dan Gatotkaca yang beda versi Mahabharata de

News