Minggu, 15 Februari 2026

Ribuan Jam’ah Sholatkan Jenazah Santri Musthafawiyah dan Air Mata Membanjiri Saat Berangkatkan Jenazah Santri dari Madina ke-Riau

Administrator - Jumat, 27 Januari 2023 12:29 WIB
Ribuan Jam’ah Sholatkan Jenazah Santri Musthafawiyah dan Air Mata Membanjiri Saat Berangkatkan Jenazah Santri dari Madina ke-Riau

Madina,Sumut24.Co Ribu jama’ah Shalatkan jenazah santri musthafawiyah purba baru kecamatan lembah sorik marapi kabupaten mandailing natal (madina) Sumatera utara (sumut) terlihat air mata membanjiri saat pemberangkatan jenazah dari madina ke riau,Kamis 26/1/23.

Baca Juga:

“Alhamdulillah sudah kita laksanakan fardhu qifayah shalat jenazah dengan 14 ribu jama’ah santriwan dan santriwati dan ratusan guru serta masyarakat, usai itu kita antar ke kampung halaman untuk dikebumikan.”ucap Mukhlis Lubis,S.Pd sekretaris Pondok Pesantren Musthafawiyah purba

Terlihat puluhan para guru pondok pesantren musthafawiyah ikut serta dalam mengantarkan jenazah Mursyadil Kamil Siregar yang ditemukan meninggal setelah hanyut beberapa hari dan hanyut kurang lebih 60 kilo meter.

“Semua menangis melihat jenazah anak kami ini, semoga saja amal ibadah anak kami diterima disisi Allah SWT dan para guru kita dan beberapa masyarakat yang turut serta mengantarkan jenazah santri kita ke siak pekanbaru Riau.” tambahnya.

Diakui para guru Musthafawiyah, Mursyadil sewaktu melanjutkan pendidikannya di Pondok sangat berkelakuan baik dan sangat memiliki nilai yang baik ketika ujian dan sehari-hari mondok.

“Nilai baik dan kedisiplinan hingga kerajinan almarhum belajar sangat tinggi sehingga kami merasa sangat kehilangan anak kami ini.” Timpal guru musthafawiyah lainnya.

Sebelumnya, Isak tangis orang tua dari Mursyadil Kamil santri kelas VII (Tujuh) Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru itupun sangat mengharukan saat melihat anaknya yang sudah terbujur kaku dan tidak bernyawa lagi.

“Orang tuanya sangat terpukul melihat kondisi anaknya, kemudian jasat santri yang hanyut sudah ditemukan, awalnya info didapat dari anak sekolah dan warga melihat dibawah jembatan huta bargot sungai aek batang gadis.” ungkap Mukhsin Nasution.S.Sos Kepala Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Madina kepada Media ini.

Dari pantauan media saat ditemukan, jenazah santri itu memiliki luka lebam dibagian jidat dan dibagian belakang juga ditemukan lebam, diperkirakan Mursyadil santri yang hanyut terbentur dibebatuan aek singolot saat terpeleset hendak mengambil wudhu.

“Ada dapat dua luka lebam dibagian kepala korban yang diduga akibat benturan ketika hanyut, dan saat ini kondisi jenazah sudah di kamar mayat RSUD panyabungan untuk diotopsi setelah itu di mandikan baru nanti kita serahan kepada pesantren.” tambahnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru
Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit Oleh Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI TERNYATA bukan hanya Srikandi dan Gatotkaca yang beda versi Mahabharata de

News