Minggu, 15 Februari 2026

Edy Rahmayadi Dorong Penguatan Sinergitas APIP dan APH

Administrator - Rabu, 25 Januari 2023 08:15 WIB
Edy Rahmayadi Dorong Penguatan Sinergitas APIP dan APH

MEDAN I Sumut24.Co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendorong penguatan sinergitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH). Ini bertujuan untuk mengefektifkan dan efisienkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga:

Kuatnya sinergitas APIP dan APH, menurut Edy Rahmayadi, akan menekan secara signifikan kebocoran-kebocoran dana, termasuk meningkatkan penggunaan APBD yang tepat sasaran. Sehingga, pemulihan perekonomian Sumut bisa berjalan dengan baik.

“APIP dan APH harus punya sinergitas kuat, mencegah dan memberantas korupsi, jadi APBD kita selain efektif dan efisien juga tepat sasaran dan bisa dirasakan masyarakat secara maksimal,” kata Edy Rahmayadi, usai pembukaan Rakor Inspektur Daerah se-Indonesia secara virtual di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (25/1).

Edy Rahmayadi juga mengingatkan, APIP dan APH untuk bekerja sesuai dengan sistem, tugas pokok dan fungsi masing-masing. Serta meminta kepada APH untuk menekankan ini ke seluruh jajarannya hingga ke perangkat terkecil.

“Semua punya job desk masing-masing, ada sistemnya, ada peraturan, tetapi kadang-kadang ada yang nakal, jadi ini perlu ditekankan terus sampai ke perangkat paling bawah, baik Kejaksaan dan juga Kepolisian,” kata Edy Rahmayadi.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Jaksa Agung RI Burhanuddin yang meminta seluruh jajarannya untuk tidak melakukan hal di luar tugas masing-masing. Sehingga tidak terjadi gesekan antara APIP dan APH dalam menjalankan tugas.

“MoU ini untuk menyinergikan, bukan mengurangi fungsi, saya selalu menegaskan kepada jajaran saya jangan mengerjakan sesuatu di luar tugas Anda, itu juga berlaku untuk semua sehingga tidak terjadi gesekan,” tegas Burhanuddin usai pembukaan rakor dan penandatanganan Mou APIP dan APH.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, APBD menjadi instrumen penting untuk peredaran uang di suatu daerah. Besarnya peredaran uang di suatu daerah menurutnya akan meningkatkan daya beli masyarakat.

“Kalau peredaran uangnya bagus, daya beli masyarakat juga bagus, sektor swasta membaik, dan peredaran uang itu sebagian besar di daerah kita bersumber dari APBD, kalau penggunaan APBD-nya bermasalah, bagaimana bisa sektor swasta tumbuh?” kata Tito Karnavian, usai membuka Rakor dan MoU antara APIP dan APH di Jakarta.

Hadir secara langsung pada pembukaan Rakor Kabareskrim Polri Agus Andrianto, Inspektur Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir Balaw, serta inspektur seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Hadir secara virtual Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia secara virtual serta OPD terkait. Red2

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru