Senin, 16 Februari 2026

Doddy Zulverdi: Sambut Nataru, BI Sumut Siapkan Uang Kartal Rp 5,57 Triliun, Masyarakat Minim Menukar dan Kembalikan Pecahan Logam

Administrator - Selasa, 27 Desember 2022 13:17 WIB
Doddy Zulverdi: Sambut Nataru, BI Sumut Siapkan Uang Kartal Rp 5,57 Triliun, Masyarakat Minim Menukar dan Kembalikan Pecahan Logam

Medan I Sumut24.CO

Baca Juga:

Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Sumut, Doddy Zulverdi menyampaikan bahwa Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah (KPw-BI) Sumatera Utara telah menyiapkan uang kartal untuk pemenuhan permintaan masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan khususnya Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebesar Rp 5,57 Triliun. Jumlah ini lebih banyak 12,07 persen dibanding tahun 2021 yang hanya Rp 4,97 triliun. Demikian disampaikan Doddy Zulverdi, Didampingi Deputi Kepala Perwakilan BI Sumut Ibrahim dan Kepala Deputi Direktur BI Sumut Nasrullah, dalam kegiatan Bincang Bareng Media (BBM) bersama puluhan wartawan di lantai III gedung BI Sumut, Selasa (27/12/2022) siang.

Lebih lanjut dikatakan Doddy Zulverdi, dari jumlah ketersedian uang kartal tersebut dari mulai uang kertas pecahan Rp 100.000 hingga Rp 1000 dan semua jenis uang logam dari pecahan Rp 1000 hingga Rp 100.

Diakui Doddy Zulverdi, meski Bank Indonesia sudah menyiapkan uang kartal kertas maupun logam, masyarakat di Sumut biasanya minim yang mau menukarkan pecahan uang logam, dan lebih dominan menukar pecah uang kertas.

“Meski demikian, Bank Indonesia tetap menyiapkan pecahan uang logam, dari jumlah Rp 5,57 Triliun sebesar 20 persen tersedia pecahan uang logam, ” ujarnya.

Saat terjadi transaksi jual beli antara konsumen dan pengusaha ritel seperti di swalayan atau mini market, sebut Doddy Zulverdi, bila saat pengembalian uang konsumen, pihak pemilih/pengusaha beralasan tak ada uang pecahan kembalian dan digantikan dengan permen atau lainnya , “itu hanya alasan si pemilik usaha, bukan karena KPw BI Sumut yang kehabisan stok uang pecahan logam. Makanya dengam sitem transaksi digital atau menggunakan QRIS saat ini, semakin mengurangi tak adanya ketersedian uang pecahan logam, karena kembalian uang konsumen dengan sistem digital, bukan manual. Masyarakat tak lagi dirugikan dengan tak adanya uang kembalian, ” ujar Doddy Zulverdi.

Sementara Kepala Deputi Direktur BI Sumut Nasrullah menambahkan, ketersedian uang kartal di Nataru tahun ini sebesar Rp 5,57 Triliun ini yakni: Pecahan uang kertas Rp 100.000 sebanyak 3.958.000 lembar, pecahan uang Rp 50 ribu sebanyak 1.156.000 lembar, pecahan Rp 20 ribu sebanyak 160.600 lembar, pecahan Rp 10 ribu sebanyak 142.700 lembar, pecahan Rp 5000 sebanyak 98.300 lembar, pecahan uang Rp 2000 sebanyak 50.620 lembar dan uang Rp 1000 sebanyak 8.210 lembar.

Masih sebut Nasrullah, Layanan Penukaran Uang Rusak setiap hari Kamis (08.00-11.30 WIB), pendaftaran melalui aplikasi PINTAR. Sedangkan Layanan Setoran dan Penarikan Bank, setiap hari kerja (08.00-11.30 WIB). Layanan penukaran melalui mobil Kas Keliling diumumkan melalui IG Bank Indonesia dan media komunikasi KPwBI Prov Sumut, pendaftaran melalui aplikasi PINTAR (Menjelang Nataru telah dilakukan 1x kas keliling ke Kab Dairi pada bulan Desember 2022).

Sedangkan, Layanan Permintaan Klarifikasi Temuan Uang Palsu setiap hari Selasa dan Kamis (08.00-11.30 WIB).

“Untuk saat ini sejak 21 Desember 2022, Bank Indonesia Sumut menghentikan penukaran Uang Kartal hingga dibuka kembali pada minggu pertama awal Januari 2023 mendatang, ” sebut Nasrullah. (red-1)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
SMPN 1 Kota Solok Terima Hibah Mobil Operasional Dari Anggota DPR RI Willy Aditia.
Aloka Telah Tiba di Washington D.C.
komentar
beritaTerbaru