Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
sumut24.co TAPTENG, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi Soeharto melaksanakan k
News
MEDAN I Sumut24.co Lagu “Panggilan Jihad†karya KH Rivai Abdul Manaf Nasution diperdengarkan kepada belasan ribu jamaah tabligh akbar di Gedung Serba Guna Astaka, Jalan Pancing, Medan, Senin (19/12/2022).
Baca Juga:
Grup Nasyd Al-Maidany tampil secara khusus melantunkan lagu “Panggilan Jihad†sebagai bentuk penghargaan terhadap penciptanya. Di kesempatan itu, penghargaan juga resmi diberikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi.
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Allahu Akbar. Kalam Suci menyentuh kalbu berjuang. Maju serentak membela kebenaran. Untuk negara, bangsa dan kemakmuran. Hukum Allah tegakkan. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Allahu Akbar…â€
Bait-bait di atas merupakan bagian dari lagu “Panggilan Jihad†yang membuat belasan ribu jamaah tampak khidmat mendengar. Seluruhnya terdiam.
“Lagu Panggilan Jihad ini merupakan ciptaan dari seorang tokoh Islam, satu dari lima pendiri Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), KH Rivai Abdul Manaf Nasution. Pernah viral di RRI seluruh Indonesia, bahkan diputar di Malaysia setiap menjelang ceramah Buya Haji Abdul Malik Karim Amarullah atau biasa dikenal dengan Buya HAMKA,†ungkap Gubsu Edy Rahmayadi sebelum penyerahan piagam tanda penghargaan kepada KH Rivai Abdul Manaf Nasution, yang diterima langsung oleh salah seorang putra kandungnya, Prof. H. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp.Pros(K)., FICD.
Gubsu mengajak seluruh umat Islam untuk mengambil makna atas lagu tersebut. Pupuk kebanggaan, kemudian bersatu untuk kejayaan agama dan bangsa.
Tabligh akbar dengan belasan ribu jamaah diselenggarakan Pemprov Sumut sebagai momentum penghargaan bagi KH Rivai Abdul Manaf Nasution. Tabligh akbar ini juga dirangkai dengan manasik umroh dan tausyiah agama dari Ustadz Abdul Somad (UAS).
Mewakili keluarga almarhum KH Rivai Abdul Manaf Nasution dan seluruh keluarga besar UISU, Prof. Ismet menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi atas inisiatif Gubsu Edy Rahmayadi memberi penghargaan khusus atas penciptaan lagu “Panggilan Jihadâ€.
“Kita juga sangat terharu. Insya Allah, lagu Panggilan Jihad menjadi amal jariah bagi almarhum orang tua kami. Insya Allah, semangat juangnya dalam menumbuhkembangkan kecintaan terhadap Islam terus terwarisi pada generasi bangsa. Demikian juga dengan perjuangannya membentuk generasi intelektual Islam lewat jalur pendidikan dapat terus dipertahankan keberlanjutannya,†ungkap Prof. Ismet, didampingi dua adiknya, yakni H. Ikrom Helmy Nasution, SH. dan Ir. H. Rizal Fahmi.
Tokoh Islam Kaliber Internasional Selain dikenal sebagai salah satu pendiri UISU, Gubsu Edy Rahmayadi menyebut almarhum KH Rivai Abdul Manaf Nasution merupakan tokoh Islam berkaliber internasional dari Sumut. Karyanya mampu menjadi pembakar semangat umat hingga ke Semenanjung Malaysia dalam menjalankan syiar Islam.
Di sisi lain, dalam ceramahnya UAS menegaskan kalau lantunan Allahu Akbar, sebagaimana lagu Panggilan Jihad, jangan dipandang negatif. Orang menyebutkan Allahu Akbar menandakan kebesaran hanya ada pada Allah. Karenanya pula, kalimat Allahu Akbar menjadi pembuka setiap adzan berkumandang.
“Setiap azan berkumandang, Allahu Akbar Allahu Akbar. Maka setan lari sambil terkentut (HR Bukhari dan Muslim). Itu ada haditsnya,†ucap UAS.
Prof. Ismet sendiri mengenang almarhum KH Rivai Abdul Manaf Nasution sebagai inspirator dan motivator bagi generasi muda. Sebagai salah satu anak almarhum, Prof. Ismet yang kini menjabat Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU mengaku beruntung merasakannya langsung.
“Falsafah beliau dalam mengarungi kehidupan di dunia ini dan selalu diucapkannya adalah jangan bermain di lapangan yang sempit. Maksudnya, kita harus bisa berinovasi, berimprovisasi menciptakan lapangan pekerjaan baru yang peminatnya belum ada. Sehingga, di area yang baru ini kita akan muncul,†kenangnya.
Menurut dia, KH Rivai Abdul Manaf Nasution menciptakan lagu “Panggilan Jihad†pada tahun 1963. Lagu ini selalu dikumandangkan saat pembukaan MTQ di Sumatera Utara, baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
“Panggilan Jihad†juga dikumandangkan pada Pembukaan MTQ Nasional IV di Stadion Teladan, Medan. Bahkan, lagu ini juga selalu menjadi pembakar semangat para peserta MTQ Antar Bangsa di Kuala Lumpur.
Seingat Prof Ismet, “Panggilan Jihad†terus-menerus dikumandangkan pada pembukaan MTQ skala internasional di Malaysia itu sejak Tahun 1970 hingga 1980.red
sumut24.co TAPTENG, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi Soeharto melaksanakan k
News
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru
Umum
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
kota
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
kota
SMPN 1 Kota Solok Terima Hibah Mobil Operasional Dari Anggota DPR RI Willy Aditia.
kota
Aloka Telah Tiba di Washington D.C. Oleh Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURISEBELUM naskah yang sedang Anda baca ini, sudah dua kali s
News
Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Nasional Air Dingin Bupati Solok Diskusi Bersama Masyarakat Terkait.
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Nakes Jadi Kunci Pemerataan Layanan Kesehatan di Mandailing Natal
kota
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan Turun ke Desa, Jumat Berkah di Sosa Julu Serap Aspirasi Warga
kota
Harga Bahan Pokok Dijaga Stabil, Pemkab Paluta Turunkan 1,5 Ton Beras SPHP di Padang Bolak
kota