Senin, 16 Februari 2026

Mayat Wanita Dalam Karung Ditemukan Tersangkut di Pohon Bambu!! Ini Ceritanya..

Administrator - Selasa, 22 November 2022 12:41 WIB
Mayat Wanita Dalam Karung Ditemukan Tersangkut di Pohon Bambu!! Ini Ceritanya..

MEDAN I SUMUT24.Co Sesosok mayat wanita dalam karung ditemukan tersangkut di pohon bambu, pinggiran Sungai Denai, Jalan Panglima Denai Gang Keluarga, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (22/11/2022) siang.

Baca Juga:

“Korban ditemukan oleh anak-anak mancing ketika air sungai sudah mulai surut,” terang Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ridwan.

Kata dia, ketika itu sekelompok anak sedang memancing di sungai. Mereka melihat kaki di dalam karung, lalu melaporkannya kepada warga, diteruskan ke kepolisian.

Selanjutnya, personel Polsek Patumbak bersama tim Inafis Polrestabes Medan melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga masih menyelidiki identitas korban.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan atau yang mencurigakan di tubuh korban,” sebut Ridwan.

Dia menduga, korban terseret arus banjir sungai. Dia belum bisa memastikan penyebab kematian korban, meski ditemukan dalam karung dan tangan terikat.

“Kalau tangannya terikat karena di dalam karung. Yang jelas tidak ada tanda mencurigakan, tapi kita masih menyelidiki penyebab kematiannya,” pungkas Ridwan.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru