Senin, 16 Februari 2026

Korban Gempa Cianjur, Sudah 162 Orang Meninggal, 13.784 Mengungsi

Administrator - Senin, 21 November 2022 16:26 WIB
Korban Gempa Cianjur, Sudah 162 Orang Meninggal, 13.784 Mengungsi

CIANJUR I Sumut24.co Pergerakan angka korban manusia, setelah gempa bumi magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, terus bertambah. Hingga pukul 20.00 WIB, Senin (21/11), sudah 162 orang meninggal dunia, Luka – luka : 326 orang Pengungsi : 13.784 orang, Kerusakan rumah/bangunan 2.345 unit, dan Infrastruktur 2 jembatan dan jalan rusak

Baca Juga:

Sementara itu, petugas gabungan masih berupaya memberi pertolongan terhadap sedikitnya 25 orang yang dikabarkan tertimbun reruntuhan bangunan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Di desa ini juga ditemukan 79 orang korban luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada akun twitternya menjelaskan, terdapat 5.389 warga desa yang mengungsi di beberapa titik pengungsian.

Sementara untuk kerusakan infrastruktur, di Kabupaten Cianjur sendiri tercatat sebanyak 2.272 rumah rusak, 1 unit pondok pesantren rusak berat, 1 RSUD Cianjur rusak ringan, 4 unit gedung pemerintah rusak, 3 unit sarana pendidikan rusak, 1 unit sarana ibadah rusak. Gempa juga menyebabkan longsor yang menutup jalan lintas provinsi di Kabupaten Cianjur.

Selain di Kabupaten Cianjur, kerusakan infrastruktur juga tercatat di Kabupaten Bogor sebanyak 46 rumah rusak, Kabupaten Sukabumi 443 rumah rusak, dan di Kota Sukabumi sebanyak 14 unit rumah rusak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Sementara untuk kebutuhan mendesak di lapangan yaitu 20 unit tenda, alat berat untuk evakuasi, 10 unit penerangan, 100 unit velbed, dan bahan bakar minyak.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Daryono mencatat, gempa susulan masih dirasakan di lapangan meski dengan kekuatan lebih kecil dari gempa sebelumnya. Hingga pukul 19.00 WIB, tercatat 62 kali gempa susulan dengan magnitudo bervariasi antara M1,5 hingga M4,2.

BNPB malam ini menyiapkan tenda pengungsi sebanyak 47 tenda untuk mendukung kebutuhan darurat warga terdampak. Selain itu, sudah disiapkan bantuan logsitik berupa sembako dan barang pemenuh kebutuhan utama senilai Rp500 juta.

Pantauan di lapangan, saat ini sebagian masyarakat mendirikan tenda di halaman rumah masing-masing. BNPB mengimbau kepada masyarakat jika kondisi rumahnya terdampak gempa, dapat mengungsi di tempat pengungsian yang telah disediakan.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan, rumah warga yang alami kerusakan berat, sedang maupun ringan akan diberikan bantuan dari pemerintah.

“Rumah yang alami kerusakan akan dibangun kembali oleh pemerintah,” ungkap Suharyanto saat memberikan keterangan persi di Jakarta pukul 16.30 WIB, sebagaimana dirilis pada laman resmi bnpb.go.id yang diakses dan dikutip Senin (21/11) pukul 21.45 WIB.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru