Bupati Simalungun Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Simak Pidato Presiden RI
Bupati Simalungun Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Simak Pidato Presiden RI
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Bupati Simalungun Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Simak Pidato Presiden RI
- Wali Kota menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026
- Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang menghadiri dan membuka Silaturahmi dan Dialog Kerukunan. Kegiatan yang diselenggarakan FKUB
Wajahnya keriput tatapannya kosong dan tak sanggup lagi berdiri, hanya mampu duduk di kursi roda. Naasnya lagi, keluarga tak ada yang mau menerimanya. Ya dialah Yen (65) wanita tua yang mengaku tinggal di penampungan sosial swasta di Kota Medan tampak terduduk lesu di kursi rodanya di Jalan Gatot subroto dekat lampu merah carefour,
Wanita turunan Tionghoa yang sudah renta ini tampak dikeluarkan dari dalam mobil Van warna putih oleh seorang pria bermata cipit dan dengan kasar menghardiknya agar cari duit dengan cara mengemis. Yen pun hanya bisa menggerakan roda kursinya sembari membawa baskom dan menengadahkan tanganya kepengendara. Namun tak satu pengendara pun yang peduli.
Mereka hanya memandang. Menyaksikan adanya seorang ibu dipaksa mengemis oleh seorang pria berbadan sehat yang bersembunyi di dalam mobil, awak koran ini pun mendatangi mobil van tersebut dan menyuruh pria Tionghoa itu keluar. Namun pria bermata cipit yang berusia sekitar 30an tersebut tidak mau keluar dan malah memajukan kendaraaannya ke tengah badan jalan dan kabur.
Yen saat ditanya awak koran ini mengaku dia lupa siapa dirinya karena sudah pikun. Yen mengaku, setiap hari dipaksa seorang pria dan wanita dan seorang anak berusia 12 tahun untuk mengemis dilampu merah jalan gatot Subroto. “Sudah jalan hidup ibu seperti ini, tak ada yang peduli. Nanti pun kalau mati mungkin tak tahu mau dikubur dimana,†ujarnya lirih sembari menatap langit yang kosong.
Setiap hari, penghasilan Yen hanya bisa sekedar untuk makan walau pun yang didapat terkadang sampai Rp 200 ribu di lampu merah itu saja, namun Yen hanya diberi jatah makan yang diduga dilakukan oleh anaknya tersbeut. “Sudahlah jangan dibesar-besarkan, karena pemerintah pun pasti tetap tutup mata, mereka melihat tapi tak mendengar nak,†ungkap Yen bijak.
Selanjutnya Yen pun minta ditinggal di perempatan jalan nanti akan ada yang menjemputnya. Sementara itu, saat dimintai keterangan pihak Disnaker Medan, wanita ini telah diamankan di tempat penampungan Disnaker. Ia diamankan bersama Anak dan cucunya. Anaknya bernama Lori.
“Ya kita telah mengamankan mereka. Mereka mengaku berasal dari siantar. Untuk saat ini kita akan terus menelusuri motifnya tersebut,” kata Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Kota Medan Armansyah “Bob” Lubis. (w07)
Bupati Simalungun Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Simak Pidato Presiden RI
kota
Wali Kota menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RIDPD RI Tahun 2026
kota
Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang menghadiri dan membuka Silaturahmi dan Dialog Kerukunan. Kegiatan yang diselenggarakan FKUB
kota
3 National FirstClass Chinese Actors Berikan Pesan untuk Atlet Difabel Sedunia Lewat 100 CTFP
News
10 Kartu Legacy 100 CTFP Dari Andrew Parsons hingga Alessandra Giannetto
kota
sumut24.co MedanBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Harika Foundati
Umum
Tempo 24 Jam,Tim Jatanras Polda Sumut Ringkus Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Pelaku Terpaksa Ditembak Mencoba Melawan Petugas
kota
Wujudkan Pembelajaran Berkualitas, UNPAB Perbarui RPS dan Bahan Ajar Semester Ganjil 2026/2027
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organ
News
Ijeck Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo, Dorong Program Nasional Berkesinambungan
News