Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
kota
Medan|SUMUT24
Baca Juga:
- Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
- Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 2026
- Sidang Sengketa 190 Hektar Lahan Martabe Memanas, Cek Lokasi Ungkap Titik Koordinat Objek Perkara
Rekomendasi Komisi A DPRD Medan untuk menutup dan tidak memberlakukan sertifikasi Medan Safety Driving Centre (MSDC), dalam pengurusan permohonan SIM di Satlantas Polrestabes Medan tidak digubris.
DPRD Medan juga minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyelidikan kepada manajemen Medan Safety Driving Centre (MSDC). Terkait aliran dana masyarakat untuk pembayaran sertifikat pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). Karena ‘aroma’ dugaan korupsi yang sangat kental.
Disinyalir ada kekuatan besar dan keterlibatan oknum DPRD Medan mem-backup keberadaan MSDC. “Bukan polisi saja yang ribut, anggota dewan pun ada yang kebakaran jenggot ketika Komisi A meributi MSDC,” kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Medan, Andi Lumban Gaol.
Menurutnya, dengan mengacuhkan keputusan Komisi A DPRD Medan, MSDC seolah ingin membenturkan lembaga politik dengan beking yang selama ini membantu operasional agar berjalan mulus.
Komisi A DPRD Medan tetap komit minta Pemko Medan ‘menyegel’ lembaga kursus MSDC yang tidak memiliki izin Lemdikpol dan akan membawa masyarakat dan Sat Pol PP ke MSDC.
Komitmen untuk memperjuangkan kepentingan umum harus menjadi landasan utama, membongkar dugaan praktik mafia yang sudah lama beroperasi.
“Harusnya mereka berhenti. Kita sudah keluarkan rekomendasi untuk stanvas. Suratnya sedang diproses di pimpinan dewan. Tapi kenapa masih beroperasi. Itu yang kita sesalkan. Seharusnya pihak terkait (Polresta/Pemko Medan) harus merespon,” ungkapnya.
Sekretaris Police Watch Sumut Drs Siddik Surbakti MA, meminta agar penyertaan sertifikat untuk pengurusan surat izin mengemudi (SIM) dari lembaga belajar Medan Safety Driving Centre (MSDC) Jl. Bilal Medan, di Sat Lantas Polresta Medan segera dihentikan karena memberatkan masyarakat pemohon SIM.
“Penyertaan sertifikat MSDC segera dihentikan karena selain biayanya mahal juga memperlambat proses pengurusan SIM, sementara Sat Lantas Polrestabes Medan sangat layak untuk menguji karena sarana dan prasana sangat layak dan berbasis uji kompetensi,” ujar Siddik Surbakti.
Menurut Siddik, masyarakat pemohon SIM Baru sebaiknya langsung saja mengurus permohonan SIM di Sat Lantas, tanpa harus menyertakan sertifikat belajar mengemudi dari MSDC. Instruktur-instruktur di Sat Lantas akan menguji para pemohon SIM, karena tidak ada peraturan atau Undang Undang yang mewajibkan para pemohon SIM A dan C Baru menyertakan sertifikat MSDC.
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
kota
Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 202
kota
Sidang Sengketa 190 Hektar Lahan Martabe Memanas, Cek Lokasi Ungkap Titik Koordinat Objek Perkara
kota
BAKOPAM Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan, Dukung Pemberantasan Narkoba dan Judi Online
kota
Medan sumut24.co Polrestabes Medan membongkar praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang melibatkan jaringan pelaku d
Hukum
Capai 12.090 Penindakan, Operasi Keselamatan Toba 2026 Dorong Disiplin Pengguna Jalan
News
Tapanuli Tengah sumut24.co Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menuntaskan pembangunan Jembatan Armco tit
News
UNPAB Gelar International Conference 2026, Perkuat Strategi Lintas Sektor Menuju Pencapaian SDGs Global
kota
Medan sumut24.co Sidang Pra Peradilan (Prapid) jilid II kasus penganiyaan dan pengeroyokan beragendakan alat bukti dan keterangan saksiaa
Hukum
Medan, Sumut24.co Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sumatera Utara Abdullah Noer Denny, SH., MH mewakili Kajati Sumut memimpin pe
News