Jumat, 13 Februari 2026

Pemko Medan Gelar Panggung Hiburan Rakyat

Administrator - Minggu, 18 September 2016 15:46 WIB
Pemko Medan Gelar Panggung Hiburan Rakyat

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan menggelar Panggung Hiburan Rakyat di Jalan Pulau Penang (seputaran Lapangan Merdeka), Sabtu (17/9) malam.

Selain menyajikan seni dan aneka tari multi etnis yang ada di Kota Medan, event yang baru pertama kali digelar ini juga menyajikan kuliner masing-masing etnis. Ini merupakan geliat dunia pariwisata dan pelestarian budaya. Event ini digelar dalam rangka mengajak warga Kota Medan untuk mencintai kebudayaannya.

Event ini mendapat apresiasi penuh dari ratusan warga, termasuk sejumlah turis yang melintasi Lapangan Merdeka. Semula para turis ini hanya ingin melintasi Lapangan Merdeka saja, tapi begitu melihat ada pertunjukan seni dan tarian multi etnis, mereka pun berhenti dan selanjutnya menyaksikan rangkaian pertunjukan yang disajikan sampai berakhir.

Malah Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi yang semula hanya duduk menyaksikan panggung hiburan rakyat ini bersama Wakil Wali Kota, Ir Akhyar Nasution bersama Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Hasan Basri serta sejumlah pimpinan SKPD, akhirnya tidak dapat menahan diri pada saat lagu Melayu didendangkan.

Eldin selanjutnya bangkit dan bergabung dengan para penari dan sejumlah pengunjung untuk menari di depan panggung. Aksi orang nomor satu di Pemko Medan ini tak ubahnya seperti magnet, selain menarik pengunjung lainnya, sejumlah turis juga ikut menari mengikuti gerakan Wali kota maupun para penari. Usai menari Melayu, diteruskan dengan tarian Karo sehingga membuat suasana semakin meriah lagi.

Usai acara, Wali Kota menjelaskan, even ini digelar dalam rangka untuk menggeliatkan kembali pariwisata di Kota Medan. Di samping itu sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan, sekaligus mengajak masyarakat, terutama para generasi muda agar mereka mengetahui bahwa seni maupun budaya dari seluruh etnis yang ada di Kota Medan masih tetap terjaga dengan baik sehingga mereka terpanggil untuk mencintai sekaligus melestarikannya.

“Event ini diharapkan bisa membangkitkan kembali khasanah budaya kita. Dengan demikian para generasi muda kita akan mengetahui dan semakin mencintai seni dan budaya etnis-etnis yang ada di Kota Medan,” kata Eldin.

Selain seni dan tari etnis, Eldin juga mengungkapkan perhelatan ini juga akan menyajikan aneka kuliner masing-masing etnis. Selain mengenalkan Medan kaya akan aneka kuliner tradisional yang terkenal kelezatannya, juga dalam rangka untuk mendukung ibukota provinsi Sumatera Utara ini sebagai tempat wisata kuliner.

“Itu sebabnya konsep yang kita usung ke depannya, setiap panggung hiburan rakyat ini digelar, salah satu etnis yang ada akan menampilkan seni maupun tari daerahnya. Kemudian diikuti dengan menampilkan aneka kuliner etnis yang bersangkutan, sehingga masyarakat bisa menyaksikan seni dan tari sekaligus menikmati kulinernya,” jelasnya.

Di kesempatan itu Wali Kota tidak lupa menyampaikan permintaan maaf, sebab panggung hiburan rakyat ini menyebabkan terganggunya kenyamanan warga berlalu-lintas menyusul ditutupnya Jalan Pulau Pinang. Untuk itu akan dilakukan evaluasi, termasuk mengemas lebih baik lagi event ini sehingga mampu menarik wisatawan untuk mengunjungi Kota Medan.

Plt Kadis pariwisata Kota Medan, Hasan basri mengatakan, event ini akan digelar rutin setiap malam Minggu. Mulai pukul 19.00 sampai 24.00 WIB, Jalan Pulau Penang ditutup untuk menggelar panggung hiburan rakyat. “Kita akan terus lakukan evaluasi agar even ini benar-benar menarik, sehingga mampu mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara datang mengunjungi Kota Medan. Termasuk, berkoordinasi dengan Dinas Perhubungand an Satlantas Polresta Medan agar even ini tidak mengganggu kenyamanan masyarakat berlalu-lintas,” ujar Hasan.

Sementara itu Ketua Dewan Kesenian Medan (DKM), Rianto Aghly SH sangat mendukung digelarnya panggung hiburan rakyat ini. Apalagi event ini menampilkan seni dan tari seluruh etnis yang ada di Kota Medan.

Rianto berharap kualitas event ini terus ditingkatkan, sehingga tidak saja melestarikan kebudayaan yang ada tetapi juga mampu menarik wisatawan datang mengunjungi Kota Medan.

“DKM siap mendukungnya. Kita ingin Kota Medan yang kita cintai ini, selain menjadi kota kuliner juga kota budaya. Jika ini diekmas dengan baik, saya yakin wisatawan bisa datang lebih banyak lagi,” jelas Rianto.(R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Melestarikan Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tanjung Beringin Semarakkan Gebyar Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H
Nelayan Pesisir Pantai Bedagai Gelar Isra’ Mi’raj, 400 Anak Yatim Menerima Santunan
PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan Dari Sektor Reklame, Ini Kata Riza
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
komentar
beritaTerbaru