Kamis, 12 Februari 2026

Eldin Harus Transparan Seleksi Jabatan

Administrator - Selasa, 26 Juli 2016 03:53 WIB
Eldin Harus Transparan Seleksi Jabatan

Medan | SUMUT24

Baca Juga:

Politisi Amanat Nasional (PAN) Ahmad Arif yang juga anggota Komisi D DPRD Medan meminta kepada Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi dan Tim Panitia Seleksi, lebih transparan dalam melakukan seleksi jabatan. “Seleksi jabatan pejabat Pemko Medan harus transparan, mengutamakan kualitas dan bidang keahliannya,” tegas Ahmad Arif kepada SUMUT24, Senin (25/7).

Lebih lanjut diingatkannya, sebenanrnya Pemko Medan itu bukan melakukan lelang jabatan dan jangan latah serta ikut-ikutan menggunakan sebutan lelang jabatan.

“Jabatan itu tak pernah dilelang tapi diseleksi, karena yang dilelang itu adalah proyek pekerjaan bukan pejabatnya,” tegas Arif.

Dan Pemko Medan dalam hal ini Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, mestinya lebih dahulu mepertimbangkan tujuan seleksi jabatan bagi pejabat di Pemko Medan. Apakah sudah pantas sekarang ini Walikota Medan melakukan seleksi jabatan. Dan pejabat mana saja yang akan diseleksi hingga menghasilkan pejabat yang benar-benar berkualitas di bidangnya masing-masing.

“Bukan malah sebaliknya, justru hasil dari seleksi jabatan itu, malah bukan memajukan Kota Medan kedepan. Karena pejabat yang diseleksi bukan bidang dan keahliannya. Jangan pula pejabat yang lulusan insinyur ditempakan di Dinas Sosial, harusnya di dinas yang berkaitan dengan pekerjaan umum dan pembangunan infrastruktur,” ujar Ahmad Arif.

Lebih lanjut dikatakan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Medan ini, seleksi jabatan yang saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan Pansel di Pemko Medan, mestinya tidak sekedar ‘akal-akalan’ panitia seleksi saja. Karena ini akan berdampak negatif kedepannya.

“Dan Pansel harus jujur dan menghasilkan pejabat-pejabat Pemko Medan yang berkualitas. Bukan malah setelah lulus seleksi, pejabat itu justru tak berkualtas dan membuat malu Walikota Medan Dzulmi Eldin,” tegasnya.

Dan satu yang paling penting, ujar Ahmad Arif, pejabat yang mau diseleksi ini bebas dari perbuatan korupsi atau tak sedang bermasalah dengan praktik korupsi. “Ini penting bagi Eldin dan Pansel, sehingga tak salah menyeleksi pejabat,” ujar Arif. Berita sebelumnya, Sekda Medan Syaiful Bahri Lubis, Minggu (24/7) mengatakan, tahapan seleksi jabatan di Pemko Medan telah dimulai. Surat Keputusan (SK) Tim Seleksi telah diteken Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. Anggotanya mewakili beberapa unsur eksternal dan internal Pemko Medan.

Masih sebut Syaiful Bahri Lubis, anggota timsel jabatan di Pemko Medan terdiri dari Murianto Amin dari Universitas Sumatera Utara (USU), Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Syawal Gultom. Keduanya mewakili kalangan akademisi. Lalu, Afifuddin Lubis mewakili tokoh masyarakat. Dan, Asmum Ikhwan Habibi Daulay, dan Sekda Medan Syaiful Bahri, dari internal Pemko Medan.

“Timsel telah menggelar rapat, selanjutnya masih menunggu arahan Walikota Medan,” ujar Syaiful. Lalu jabatan eselon II mana saja yang akan dilelang? Syaiful mengaku belum mengetahuinya, karena masih menunggu arahan dari Wali Kota Medan. Namun sumber terpercaya di Pemko Medan kemarin menyebutkan, banyak jabatan eselon II yang akan diseleksi.

Informasi yang dihimpun SUMUT24 di Pemko Medan, ada 21 Dinas (Kepala Dinas) yang akan diseleksi, ada 4 jabatan asisten dan beberapa staf ahli yang akan diganti. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sidang Prapid Ke II Kasus Pengabiayaan dan Pengeroyokan, Hakim PN Medan Minta Termohon Hadirkan Tersangka DPO Kasus Pengeroyokan
Wakajati Sumut Lantik 9 Pejabat Eselon IV, Tekankan Integritas dan Loyalitas, Ini Daftarnya
Air Bersih Sudah Dekat! Warga Sangkunur Sambut TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel dengan Haru
Tembus Medan Ekstrem! Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel Kebut Pengerasan Jalan di Hutatonga Demi Asa Warga
Tembus Bukit, Satgas TMMD Ke-127 Sulap Jalan Terjal Jadi Akses Emas Warga Hutatonga!
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
komentar
beritaTerbaru