MEDAN|SUMUT24.Co
Baca Juga:
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank Sumut, resmi mengangkat Budi Utoma sebagai Pjs Direktur Utama Bank Sumut selama 6 bulan kedepan.
Hal tersebut, merupakan hasil RUPS Luar Biasa yang dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi,selaku Pemegang Saham Pengendali Bank Sumut, Jumat (15/2).
Usai mengikuti jalanya RUPS Luar Biasa yang dihadiri oleh para pemegang saham dari 33 Kab/Kota di Sumatera Utara, para Komisaris dan jajaran Direksi Bank Sumut yang digelar di Lantai 3 Gedung Bank Sumut, saat ditemui wartawan Gubsu Edy menyampaikan, bahwa setelah Budi Utomo menjabat sebagai Pjs Dirut Bank Sumut, akan dicari siapa Dirut yang akan mengawaki Bank Sumut.
“Akan dilakukan mencari siapa yang akan mengawaki Bank Sumut sebagai Dirut. Dalam 6 bulan ini, kita cari. Kalau mau mendaftar boleh,” kata Gubsu Edy.
Gubsu menjelaskan, bahwa dalam RUPS Luar Biasa saat itu,ada 3 pilihan, masing- masing dari Komisaris Utama, Komisaris Independen dan Komisaris Pemprovsu non Independen.
Dan Budi Utomo sebagai PJs Direktur Utama, merupakan dari Komisaris Pemprovsu non Independen.
” Selama menjabat sebagai Pjs Dirut Bank Sumut, hanya boleh memutuskan hal-hal yang bersifat tidak strategis, selama 6 bulan kedepan,” terang Gubsu.
Sedangkan untuk pendaftaran calon Direktur Utama Bank Sumut, akan dimulai pada bulan Maret 2019 mendatang, tambahnya.
Terkait dengan pertangungjawaban Direktur Utama sebelumnya, Gubsu Edy menjelaskan, bahwa meski sudah dikatakan clear (bersih), namun akan tetap dipelajari, dalam waktu berjalan.
” Kalau memang ada kesalahan, kita akan tetap lakukan peninjauan ulang atas keputusan itu,” tegasnya.
Dikesempatan itu, Gubsu Edy juga menyampaikan himbauanya kepada seluruh karyawan Bank Sumut untuk tetap bekerja dengan baik.
” Bank Sumut harus tetap bekerja dan berjalan, Bank Sumut harus dijadikan bank yang terbaik di Sumut. Masa punya Pemprovsu tidak terbaik,” katanya.
Diakhir keteranganya, Gubsu Edy menyampaikan, bahwa Pemprovsu akan meningkatkan sahamnya di Bank Sumut sebesar 52 persen.(W01)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News