Senin, 23 Maret 2026

10 Tahun Irigasi Tungel Baru Rusak Berat, Sekda Harapan Terakhir Masyarakat

Administrator - Minggu, 12 Mei 2019 16:14 WIB
10 Tahun Irigasi Tungel Baru Rusak Berat, Sekda Harapan Terakhir Masyarakat

GAYO LUES | SUMUT24.co

Baca Juga:

Dalam kunjungan Tim Safari Ramadhan 1440 H di, Kecamatan Rikit Gaib, pada, Sabtu (11/5/2019) kemarin, Sekdakab Gayo Lues, H Thalib S Sos MAP, bertatap muka dengan masyarakat Desa Tungel Baru di Kecamatan Rikit Gaib.

Dalam pertemuan tatap muka tersebut, warga menyampaikan keluh kesah atas terbengkalainya lahan persawahan mereka akibat saluran irigasi yang sudah mencapai 10 terakhir pasca di bangun jembatan di areal irigasi persawahan masyarakat Desa Tungel Baru kepada Sekda Galus, H Thalib.

Akibatnya menurut warga menuturkan kepada H Thalib, berdampak terhadap kelangsungsan perekonomian masyarakat setempat yang tidak bisa mengolah lahan persawahan.

“Akibat irigasi yang biasa mengairi lahan sawah kami dan kini irigasi tersumbat dikarenakan pembangunan jembatan. Kami masyarakat berharap kepada bapak Sekda H Thalib untuk memberikan solusinya,” kata Hadist (70) seorang tokoh masyarkat, Tungel Baru kepadaTim Safari Ramadhan yang di ketua Oleh sekdakab H Thalib.

Hadist menambahkan, terkait kondisi tersebut, setiap tahun masyarakat sudah menyampaikan keluhanya kepada Bupati maupun kepada anggota DPRK Gayo Lues. Namun, sampai saat ini belum juga di realisasikan.

Lanjut Hadist, belum adanya respon dan tindak lanjut solusinya, sehingga ratusan hektar lahan persawahan masyarakat ikut menjadi terbengkalai.

“Kerusakannya berawal dari adanya pembangunan jembatan pada sungai yang bisa menyuplai air ke persawahan kami. Akibatnya saluran irigasi tertutup dan tidak bisa di berfungsi secara manual. Dampaknya lahan persawahan tidak bisa di fungsikan. Swehingga berdampak terhadap perekonomian masyarakat Desa Tungel Baru,” ungkapnya.

Dibeberkan Hadist, setiap hari masyarakat terpaksa membeli beras untuk kebutuhan keluarga. Karena, masyarakat yang berpenghasilan dari bercocok tanam padi, sawahnya sudah tidak lagi menghasilkan padi lagi sejak 10 tahun terakhir ini, pungkas Hadist.

Sekda Gayo Lues, H Thalib S Sos menanggapi serius permintaan masyarakat Tungel Baru. H Thalib menyampaikan, apa yang menjadi perminitaan dan keinginan masyarakat, akan di masukan pada anggaran tahun 2020 nanti.

“Dalam waktu dekat nanti, kita akan bawa Tim Dari PU untuk melakukan pegecekan kelapangan untuk perencanaan. Insa Allah tahun depan masyarakat bisa kembali melanjutkan bercocok tanam pada lahan persawahan seperti sedia kala,” urainya.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Akun Medsos Dinda Larasati Sebarkan Hoaks Besar Pemkab Deli Serdang Akan Ambil Langkah Hukum
Putra Mahkota Mohammed bin Salman Salat Id di Makkah, Jadi Sorotan di Masjidil Haram yang Dipadati Jutaan Jemaah
Presiden Prabowo Salat Idulfitri dan Gelar Halalbihalal Bersama Warga Aceh Tamiang
Lebaran di New York, Sandiaga Salahuddin Uno Dampingi Anak yang Segera Melahirkan
Rico Waas Ucapkan Terima Kasih atas Silaturahmi Idulfitri di Kediamannya
Maxim Gelar Program Bantuan Sosial Ramadan di Lebih dari 100 Kota dan Salurkan BHR ke 50.000 Mitra
komentar
beritaTerbaru