Minggu, 15 Februari 2026

Bupati Madina Saipullah Nasution: Nakes Jadi Kunci Pemerataan Layanan Kesehatan di Mandailing Natal

Administrator - Minggu, 15 Februari 2026 19:59 WIB
Bupati Madina Saipullah Nasution: Nakes Jadi Kunci Pemerataan Layanan Kesehatan di Mandailing Natal
Istimewa

Madina | Sumut24.co

Baca Juga:

Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution menegaskan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran krusial dalam mendorong kemajuan layanan kesehatan di daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Capping dan Pinning Day Program Studi Diploma Tiga Kebidanan dan Sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Namira Madina, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna H. Amru Daulay, Desa Parabangunan, Panyabungan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Dalam sambutannya, Bupati menyebut tenaga kesehatan sebagai subjek utama sekaligus pilar kelima dalam transformasi sistem kesehatan yang diusung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Tenaga kesehatan bukan hanya pelaksana, tetapi juga aktor utama dalam mewujudkan sistem kesehatan yang berkualitas dan merata," ujar Saipullah di hadapan mahasiswa, dosen, serta orang tua yang hadir.

Menurut Saipullah, transformasi sistem kesehatan nasional bertujuan untuk mengatasi ketimpangan distribusi serta kekurangan jumlah tenaga kesehatan, khususnya di daerah. Dengan peningkatan kompetensi dan pemerataan tenaga medis, pelayanan kesehatan diharapkan menjadi lebih profesional, modern, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berkomitmen mendukung seluruh program pendidikan, terutama di bidang kesehatan. Dukungan tersebut dinilai penting agar daerah mampu mencetak tenaga kesehatan yang siap terjun dan bersaing secara kompeten.

"Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi dalam meningkatkan kualitas lulusan. Daerah ini membutuhkan tenaga kesehatan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan empati," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Saipullah juga menjelaskan makna penting Capping dan Pinning Day bagi mahasiswa kebidanan dan farmasi. Prosesi tersebut merupakan simbol pengukuhan sekaligus penanda kesiapan mahasiswa memasuki tahap praktik klinik lapangan.

Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan itu menjadi momentum pengucapan komitmen moral untuk menjunjung tinggi etika profesi, dedikasi, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Ini adalah awal perjalanan profesional. Mahasiswa tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga amanah untuk melayani dengan sepenuh hati," tegasnya.

Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pengelola yayasan dan para tenaga pendidik yang telah berkontribusi mencetak generasi tenaga kesehatan di Mandailing Natal melalui Stikes Namira.

Ia berharap, ke depan institusi pendidikan kesehatan di Madina terus berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam menghadapi dinamika kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

Acara tersebut ditutup dengan prosesi penyematan cap dan pin kepada mahasiswa, disaksikan keluarga yang hadir dengan rasa bangga dan haru.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Nasional Air Dingin Bupati Solok Diskusi Bersama Masyarakat Terkait.
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan Turun ke Desa, Jumat Berkah di Sosa Julu Serap Aspirasi Warga
Bupati Asahan Hadiri Penanaman Jagung Perdana Program Ketahanan Pangan
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
komentar
beritaTerbaru