Deteksi Banjir Lebih Cepat, Pemko Padangsidimpuan Siapkan Sensor EWS di Angkola Julu
Deteksi Banjir Lebih Cepat, Pemko Padangsidimpuan Siapkan Sensor EWS di Angkola Julu
News
Baca Juga:
- Jalan Rp94,3 Miliar di Paluta Sudah Rusak Sebelum Tahun Anggaran Berakhir, GMPT Desak KPK Periksa Proyek Sipiongot
- Pengedar Narkoba di Desa Puji Mulyo, Kecamatan Sunggal Dibekuk, 8 Paket Sabu Dikemas Dalam Kotak Rokok Disita
- Satrol Kodaeral I Mengabdikan Dua Wajah Pengabdian, Ada Bahagia Bercampur Haru
Muryanto diduga masuk dalam daftar catatan TOP. Ia disebut mendapat dukungan pasca kiprah Muryanto sebagai konsultan politik Bobby dalam Pilkada Medan 2020 dan Pilgub Sumut 2024. Pertemuan Muryanto dengan TOP bahkan disebut terekam CCTV rumah TOP. Dukungan itu diduga terkait kebutuhan logistik menjelang pemilihan Rektor USU periode 2026–2031.
Selain Muryanto, KPK juga memanggil sejumlah nama lain yang diduga tercantum dalam catatan TOP, Kirun (KIR) selaku Dirut PT DNG, maupun Rayhan Piliang (RAY), Dirut PT RN. Mereka antara lain mantan Kajati Sumut Idianto, Kajari Madina Muhammad Iqbal, Kasidatun Kejari Madina Gomgoman Simbolon, mantan Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, serta mantan Bupati Madina Jafar Sukhairi.
Catatan tersebut juga diduga berisi nama para penjabat (Pj.) dan penjabat sementara (Pjs.) bupati/wali kota di Sumut. Paket penunjukan Pj/Pjs dengan janji diangkat sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) disebut-sebut masuk dalam daftar TOP. Bahkan, kepala daerah yang berkolaborasi dengan Bobby dalam Pilkada serentak 2024 juga patut diduga tercatat.
Sejarah KPK dalam membongkar kasus besar di Sumut, seperti operasi tangkap tangan (OTT) suap hakim PTUN oleh pengacara OC Kaligis yang menyeret Gubernur Gatot Pujo Nugroho serta puluhan anggota DPRD Sumut periode 2009–2014, menjadi rujukan. Saat itu, dasar pemanggilan dan penetapan tersangka juga berawal dari catatan bendahara dan sekretaris DPRD Sumut.
Meski kewenangan KPK kini telah berubah, catatan tersangka maupun saksi tetap dapat menjadi pintu masuk penyidikan. "KPK memiliki peluang memulihkan kepercayaan publik yang mulai memudar akibat penanganan kasus TOP cs yang berlarut-larut. Catatan TOP, KIR, dan RAY berpotensi membuka tabir dugaan korupsi di Sumut," kata Presidium Kornas, Sutrisno Pangaribuan, Selasa (19/8/2025).
Deteksi Banjir Lebih Cepat, Pemko Padangsidimpuan Siapkan Sensor EWS di Angkola Julu
News
KPK Panggil Dua Eks Bupati, Otti Jangan Berhenti di Level Pelaksana, Bongkar Siapa Pengendali Proyek Jalan Sumut
News
Peserta PKA Angkatan III Kelompok Genap BPSDM Sumut  Studi Lapangan ke PT Transjakarta, Pelajari Inovasi Pelayanan Publik dan Kepemimpinan T
News
Tajak 5 Sumur saat Pemulihan Pascabencana, Pertamina EP Rantau Buktikan Ketangguhan Pejuang Energi
News
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan
News
PKSS Perkuat Profesionalisme 7.943 Satpam Lewat Jambore dan Pendidikan Gada Pratama
News
Jalan Rp94,3 Miliar di Paluta Sudah Rusak Sebelum Tahun Anggaran Berakhir, GMPT Desak KPK Periksa Proyek Sipiongot
News
Pemprov Sumut Genjot Realisasi Pembangunan Daerah, Targetkan Tuntas Sebelum Akhir Tahun
News
Jakarta sumut24.co Media sosial sempat riuh oleh hujatan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Video siswa yang dilarikan ke puskes
News
Kompak Perangi Bandar Narkoba! Kejaksaan Padangsidimpuan Dapat BackUp JMSI, MUI dan Masyarakat
News