WNA Lakukan Illegal Fishing Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

885

MEDAN | SUMUT24
Seorang Nakhoda kapal, Chia Kee Chan (52), warga Negara Malaysia didakwa lakukan illegal fishing di perairan Selat Malaka, Indonesia dengan kapal ikan trawl berbendera Malaysia, dengan nomor lambung SLFA 4778 di ruang Cakra VI Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (31/3).

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (jpu) dari Kejari belawan dihadapan majelis hakim Fareen mengatakan terdakwa ditangkap Petugas Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PSDKP KKP) yang berpatroli dengan Kapal Hiu 004 dinakhodai Novry Sangian menangkap kapal ikan trawl berbendera Malaysia, nomor lambung SLFA 4778, saat melakukan illegal fishing di perairan Selat Malaka, Indonesia, Rabu (17/2) dini hari.

“Dan di palka kapal ditemukan sekitar 600 kg ikan berbagai jenis dan alat tangkap trawl atau pukat harimau yang dilarang digunakan di perairan Indonesia,” ujar Jaksa

Lanjut Jaksa, Kapal dengan alat tangkap yang dilarang digunakan di perairan Indonesia itu ditangkap karena tidak dilindungi dokumen dan izin operasional dari Pemerintah Indonesia. Kapal asing yang melakukan pencurian ikan di Indonesia umumnya dijemput kapal-kapal pengumpul dan dibawa ke Malaysia.

“Terdakwa melanggar Pasal 92 jo Pasal 26 ayat (1), Pasal 93  ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2), pasal 98 jo pasal 42 ayat (3), Pasal 85 jo pasal 9 ayat (1)  UU No. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 2004 tentang Perikanan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp. 20 milyar,” jelas Jaksa. Usai pembacaan dakwaan hakim menunda sidang hingga pekan depan.(Iin)

Loading...