Walikota Tanjung Balai M Syahrial : Batik Kito Bisa Mendunia

426
Walikota Tanjung Balai bersama Istri saat memberikan hasil kerajinan Batik Kito kepada Menkumham Yasona Laoly

Medan I SUMUT24
Wali Kota Tanjungbalai H.M Syahrial SH,MH juga memberi apresiasi dan dukungan pesenuhnya terhadap Batik Kito ini. Apalagi Batik Kito adalah hasil khas kerajinan Kota Tanjungbalai.

“Pemko Tanjungbalai terus giat untuk mempromosikan Batik Kito kepada masyarakat luas, baik di Kota Tanjungbalai, masyarakat Sumatera Utara, masyarajat Indonesia hingga ke luar negeri (mancanegara). Kita terus promisikan Batik Kito ini baik melali online, publikasi media cetak, media elektronik dan lainnya,” ujar Wali Kota Tanjungbalai H.M Syahrial SH,MH kepada SUMUT24, Minggu (2/2/2020).

Lebih lanjut dikatakan M Syahrial, untuk bisa ‘membomingkan’ Batik Kito itu, “Kita juga sudah melakukan kerjasama pada moment Dekranasda Provinsi Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Bahkan Batik Kito sudah pernah tampil menjadi utusan Sumatera Utara pada acara fashion show di tingkat Jakarta,” ujarnya.

“Jadi perlahan-lahan, kita akan terus mempromosikan Batik Kito ini bisa mendunia, Insyallah,” ujar Wali Kota Tanjungbalai.

Batik Kito Diperkenalkan di Fashion Show

Batik Kito khas Kota Tanjungbalai ini pernah dipromosikan Pemko Tanjungbalai pada Fashion Show diikuti seluruh Kabupaten/Kota Sumut untuk menampilkan inovasi, keindahan dan keunikan pakaian adat masing-masing yang dimiliki setiap daerah dan diperagakan langsung di hadapan para tamu yang hadir.

Dalam event akbar itu, Kota Tanjungbalai menampilkan pakaian “Teluk Belanga” Baju Khas Adat Melayu dan “Batik Kito” yang merupakan pakaian kreasi dan inovasi baru batik khas daerah dengan corak biota laut.

Acara yangdibuka Sekdaprovsu Dr Ir Hj R Sabrina MSi dihadiri Wakil Ketua Dekranasda Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Ketua Dekranasda Kota Tanjungbalai Hj Sri Silvisa Novita Muhammad Syahrial dan Dekranasda Se-Sumut.

Tampil dengan percaya diri, para model Kota Tanjungbalai memperagakan kepiawaian mereka sehingga mengundang decak kagum para tamu yang hadir.

Pada saat itu, Ketua Dekranasda Tanjungbalai Hj Sri Silvisa Novita M Syahrial mengatakan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Provsu, Dekranasda Provsu, Ketua TP-PKK Provsu dan Seluruh Stakeholder yang telah bersusah payah menyukseskan acara Pekan Inovasi dan Investasi Sumut 2019 ini khususnya lewat acara Fashion Show yang dilaksanakan hari ini.

Dikatakan Hj Sri Silvisa Novita, Batik Kito merupakan batik khas dari Kota Tanjungbalai yang saat ini sudah mulai dikenal banyak masyarakat. Tidak hanya itu kami juga telah memperkenalkannya dengan mengikuti berbagai Ajang seperti Fashion Week di Jakarta, Pameran Daerah baik di tingkat Provinsi maupun Nasional.

Pada event nasional yakni Indonesia Fashion Week (IFW) 2019, pada 27 Maret 2019 lalu di Jakarta Convention Center (JCC), Kota Tanjungbalai Tampilkan “Batik Kito” Sebagai Primadona Batik Indonesia.

Batik Kito merupakan satu dari produk batik indonesia yang tampil di ajang Fashion Week 2019. Kreasi dan motif yang didasari biota laut ini merupakan ciri khas dari Kota Tanjungbalai yang dikenal sebagai Kota Kerang. Hal inilah yang menjadi keinginan dan gagasan dari inisiator Batik Kito dalam memperkenalkan Kota Tanjungbalai sebagai salah satu Kota yang mampu dan siap bersaing dalam industri Batik Nasional dan Internasional

Penggagas sekaligus Perancang Busana Batik Kito, Hj. Sri Silvisa Novita mengatakan event ini merupakan tonggak awal dan Semangat baru bagi Perkembangan Batik Nasional khususnya di Kota Tanjungbalai. Kita mengetahui sebelumnya industri Batik sudah lebih dulu dikenal di Pulau Jawa baik di solo, Jogjakarta dan Pekalongan. Hal inilah menjadi keinginan saya dalam memperluas Kekayaan Batik Indonesia tidak hanya berpusat di Pulau Jawa saja. (red)

Loading...