Walikota Medan Harapkan Jamaah Haji Mampu Buka Pintu Keberkahan

49

MEDAN|SUMUT24
Sebagai bentuk ungkapan rasa syukur karena seluruh jamaah haji asal Kota Medan telah seluruhnya kembali usai menunaikan Rukun Islam kelima, Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menggelar acara syukuran sekaligus penyambutan di Gedung Madinatul Hujjaj Asrama Haji Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (17/9).

Diharapakan, para tamu Allah itu menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta memiliki kelebihan kebaikan dalam dirinya masing-masing, juga semakin meningkatkan rasa keimanannya kepada Allah SWT.

Acara penyambutan yang berlangsung khidmad dan penuh rasa kekeluargaan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Medan Hasyim SE, unsur Forkopimda Kota Medan, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, alim ulama, camat, serta para jamaah haji.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas kepulangan para dhuyufurrahman (tamu Allah), Walikota memberikan pulut berbalai secara simbolis kepada dua orang jamaah haji pria dan wanita mewakili seluruh jamaah.

Sekedar memberitahukan, jumlah keseluruhan jamaah haji asal Kota Medan yang menunaikan ibadah haji tahun ini sebanyak 2.269 orang. Sedangkan yang kembali ke Tanah Air sebanyak 2.263 orang dengan perincian 5 orang meninggal dunia dan 1 orang lagi sampai saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Madinah, Arab Saudi karena penyakit yang dideritanya.

Usai memberikan pulut balai, giliran Walikota diberi sal dan peci oleh Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kota Medan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian orang nomor satu di Pemko Medan itu terhadap jamaah haji.

Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dalam sambutannya mengatakan, para jamaah haji yang telah kembali dari Tanah Suci merupakan satu diantara jutaan rakyat Indonesia yang beruntung karena telah mampu menjalani rangkaian ibadah haji dengan sempurna.

“Besar harapan kita jamaah haji asal Indonesia, khususnya Kota Medan mampu menjadi haji dan hajjah yang mabrur. Sudah itu sekembalinya ke Tanah Air, kita harapkan mereka senantiasa dapat menjaga kemabruran haji dan hajjahnya tersebut,” kata Walikota.

Dengan kembalinya para jamaah haji tersebut, Walikota berharap agar para jamaah dapat membuka semua pintu keberkahan bagi seluruh warga Kota Medan. Dengan demikian Kota Medan menjadi kota masa depan yang multikultural, religius, berdaya saing dan sejahtera.

Di kesempatam itu Wali Kota juga mengungkapkan, jumlah jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci meningkat hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dikatakan Wali Kota, ada 3 penyakit yang menyebabkannya yakni sakit jantung, saluran pernafasan dan stroke.

“Pola hidup dan perilaku jemaah menjadi penyebab terbesar ketiga penyakit tersebut. Meski begitu mereka meninggal dunia dalam kondisi terbaik yang bisa kita impikan yaitu ketika tengah beribadah di Tanah Suci. Semoga Allah memberikan tempat terbaik dalam jannahnya kepada saudara-saudara kita yang telah mendahului kita,” ungkapnya.

Acara juga dirangkaikan dengan tausiah yang disampaikan Al Ustadz, Prof. DR. H. Muzzakir, MA, Sebelum acara dimulai, panitia melakukan pengutipan sumbangan dari para jemaah haji sebesar Rp7 juta lebih. Hasil sumbangan itu selanjutnya akan diberikan untuk membantu pembangunan Masjid Agung Medan.(R02)

Loading...