Wakil Bupati Asahan Tidak Ada Perintahkan Penyambungan Listrik Tanpa APP

KISARAN | SUMUT24
Kepala PLN Ranting Kisaran, Ali Munthe sudah membuat pembohongan publik dan terkesan sudah melecehkan Wakil Bupati Asahan, H. urya Bsc dalam statmentnya saat menghadapi aksi unjuk rasa ormas PEKAT-IB Asahan maupun aktivis HMI cabang Asahan beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Asahan H Surya Bsc yang disampaikan Kabag Humas Setda Kab Asahan H.Ajim Manik SE kepada wartawan, Kamis (14/4) di ruang kerjanya mengatakan, Wakil Bupati Asahan H Surya Bsc sangat kesal dengan stetment yang dilontarkan Kepala PLN Ranting Kisaran, Ali Munthe saat menghadapi para pendemo yang terjadi pada tanggal 4 dan 5 April lalu di Kantor PLN Kisaran.

Stetment yang dilontarkan Kepala PLN Ranting Kisaran, Ali Munthe ketika didemo Ormas PEKAT-IB Asahan dan HMI Cabang Asahan serta Masyarakat Asahan yang tergabung dalam Aksi unjuk rasa di halaman Kantor PLN Ranting Kisaran di Jalan Dr Sutomo yang terjadi dua hari berturut-turut ada menyatakan di hadapan para pendemo  bahwa penyambungan arus listrik yang dipasok PLN tanpa menggunakan Alat Pengukur dan Pembatas (APP) di kios relokasi pajak inpres merupakan perintah Wakil Bupati Asahan dan berita tersebut sudah terbit di media cetak terbitan Medan dan Siantar.

Pernyataan Kepala PLN Ranting Kisaran, Ali Munthe tersebut tidak benar, dan Wakil Bupati Asahan H Surya Bsc sama sekali tidak pernah bertemu dengannya dan juga tidak pernah sekalipun meminta pemasangan arus listrik PLN tanpa menggunakan APP, kata Ajim.

Lanjut Ajim, pernyataan Ali Munthe merupakan pelecehan terhadap Pejabat Negara dan itu ada sangsi hukumnya. Dari adanya berita yang sudah terbit tersebut, Wakil Bupati Asahan, H Surya Bsc telah memerintahkan Kadis Pengelolaan Sumber Daya Air ( PSDA) Asahan, Ir Robinson Situmorang MM untuk melakukan klarifikasi ke pihak Kepala PLN Ranting Kisaran dan hasilnya Ali Munthe menyangkal dan mengatakan tidak pernah mengatakan demikian.

Namun dalam rekaman audio visual yang dibuat rekan rekan jurnalis maupun para pendemo, jelas ada dikatakan seperti yang ditulis pada berita yang sudah terbit tersebut.

“Ali Munthe merupakan seorang pemimpin yang tidak patut diteladani dan hanya mementingkan keselamatan diri sendiri, surat yang ditunjukan kepara pendemo tersebut itu merupakan surat undangan rapat yang ditanda tangani oleh wakil bupati, bukan surat seperti yang dikatakan oleh Ali Munthe, jelas Ali Munthe telah melakukan pembohongan publik dan merugikan harkat serta kewibawaan Pejabat Negara di Asahan ini, ujar Ajim.

Terpisah Ketua DPD PEKAT-IB Kabupaten Asahan, Syaid Musyi ketika dikonfirmasi Wartawan mengatakan,”Benar Ali Munthe selaku Kepala PLN Ranting Kisaran ada mengatakan demikian dan ini ada bukti audio visualnya, bila dia menyangkal dengan apa yang dikatakannya berarti dia tidak pantas menjadi seorang pimpinan, karena seorang pemimpin itu tidak plintat plintut bila berkata, ini sama saja artinya dia itu (Ali Munthe,red) melaga-laga antara Pemkab Asahan dengan Masyarakat Asahannya sendiri,” ucapnya. (teci)