USU Dorong Peningkatan Penghasilan Universitas

137
FOTO : Rektor USU Prof Runtung Sitepu

MEDAN |SUMUT24

Rektor USU Prof Runtung Sitepu mengatakan, 2018 pimpinan USU akan mendorong peningkatan penghasilan Universitas melalui pembentukan badan usaha. Seperti unit jasa konsultan, bidang teknik dan informasi. Akan dibuat semacam PT Holding Company USU, dananya untuk ini disiapkan Rp20 miliar untuk membangun sebuah badan hukum.

Selain itu, USU juga akan membangun Convention Center dengan anggaran Rp30 miliar, yang tujuannya untuk mengurangi pengeluaran USU dalam menyewa hotel dalam pelaksanaan seminar-seminar.

“Semua unit usaha ini akan dibangun pada tahun ini (2018). Juga Rumah Sakit USU pada 2018 ini akan ditambah tempat tidur menginap menjadi 250 tempat tidur. Demikian pula alat pemeriksaan jantung (ceterisasi) akan di operasikan,” ujar Runtung Sitepu menjawab wartawan di kamar kerjanya, Selasa (2/1).

Dijelaskan Runtung, selama 2017 dari berbagai program yang dicanangkan telah tercapai sesuai target, bahkan ada yang melampaui target. Yang mencapai target diantaranya, Prodi yang terakreditasi A dan B dipenghunjung 2017 sudah 80 persen lebih (itu capaian yang sudah cukup bagus).

Dari langkah-langkah untuk re-akreditasi USU (APT), sudah diupload ke BAN-PT sehingga diharapkan 2018, BAN-PT akan melakukan visitasi. Dan mudah-mudahan hasilnya unggul. Juga termasuk peringkat USU yang dulunya 38 sudah naik menjadi 19. Kemudian peringkat penelitian dulu peringkat 51 sekarang sudah naik menjadi peringkat 23 (naik 28 peringkat). Artikel dosen yang masuk ke jurnal internasional terjadi peningkatan luar biasa.

“Oktober lalu pada peringkat USU ke 13, sementara dulu tidak ada peringkat. Dan saya yakin di tahun 2018 ini akan lebih baik lagi,” kata rektor.

Dikatakan Runtung, juga terjadi peningkatan kualitas SDM, antara lain jumlah guru besar USU berhasil dikukuhkan 10 orang per tahunnya. Juga dilakukan penambahan dosen dengan 2 cara yaitu dosen khusus dan dosen NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional) sehingga hampir semua prodi (program studi) ratio dosen dengan mahasiswa sudah ideal.

Dengan keberhasilan ini kita mengapresiasi kerjanya tim dimana program yang sudah kita rencanakan di 2017 ini tercapai, bahkan beberapa komponen peningkatannya di luar dugaan. Misalnya jumlah produk inovasi yang dulu nya hanya ditargetkan 3 ternyata pada Oktober lalu kita sudah mencapai 13 inovasi. “Ini semua menjadi bahan penilaian BAN-PT untuk menentukan akreditasi USU,” kata rektor.

Terkait dengan kebun Tambunan, Langkat yang dulunya selalu disubsidi, untuk akhir 2017 menghasilkan pemasukan lebih Rp1 milyar. Selain itu juga ditemukan sumber air mineral yang langsung dari pegunungan, ini akan dikelola untuk usaha air minum. Dan juga RS USU sudah menunjukan hasil yang signifikan dengan omset kotor per bulan sekitar Rp3,5 miliar. Ini semua meningkat secara signifikan karena tim yang dibentuk bekerja secara maksimal.

Keberhasilan ini berkat kerjasama semua pihak. Juga termasuk rektornya semangat. Dan pimpinan USU memberi penghargaan kepada dosen yang berprestasi. Misalnya bagi dosen yang berhasil menulis di jurnal internasional dengan peringkat yang ditentukan diberi penghargaan antara Rp 16 s/d Rp20 juta. Untuk penyebarluasan iptek dosen bisa juga memberikan seminar di luar negeri.

Dalam memimpin, kita adakan pendekatan sebagai teman, sehingga semuanya bergairah untuk bekerja. Termasuk alumni juga bersemangat untuk memajukan almamaternya.

Rektor menghimbau kepada mahasiswa untuk melaksanakan tugas belajar bagaimana supaya cepat tamat dengan IPK tinggi. Selalu aktif mengikuti berbagai kompetisi. Ke depan, untuk mengairahkan mahasiswa mengikuti kompetisi akan diberikan biaya transportasi, akomodasi, makan dan penginapan hotel, bila di luar kota Medan. Sehingga mahasiswa yang pulang membawa medali dan di dielu-elukan, kemudian tidak punya utang. Karena prestasi mahasiswa itu menentukan kemajuan Universitas. “Saya akan lakukan perubahan, mahasiswa yang ikut kompetisi akan di danai pada 2018,” tegas Rektor.(C04)

SHARE