Update Banjir Kota Medan, Merendam 2.773 rumah Dengan Korban 7 Orang

152

MEDAN I SUMUT24.co
Hujan yang terus mengguyur kota medan sampai Jumat (4/12). Sehingga menyebabkan banjir dan memendam sedikitnya 2.273 rumah warga dengan korban 7 orang dengan rincian
5 meninggal dunia dan 2 masih dinyatakan hilang, ucap
Manajer Pusdalops BPBD kota Medan Drs. Noerly kepada Wartawan melalui whatsapp nya kepada SUMUT24.co, Jumat malam (4/12).
Menurutnya, Kota Medan diguyur hujan dari kamis malam, 03 Desember 2020, pukul 21.00 WIB, dan ditambah debit air yang cukup besar dari hulu yang mengakibatkan kenaikan Tinggi Muka Air Daerah Aliran Sungai (TMA-DAS) di beberapa ruas sungai di kota Medan. antara lain sungai Sunggal, sungai Deli, sungai Babura dan sungai Denai.
Kondisi diperparah dengan hujan lebat pada pukul 22.30 Wib hingga dini hari sehingga mengakibatkan ketinggian TMA-DAS mengalami kenaikan 3 s/d 5 Meter.
Hingga sekarang pukul 08.30 Wib air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Saat ini TRC BPBD Kota Medan sudah melakukan beberapa evakuasi dibeberapa tempat dikota Medan antara lain, Kec. Medan Johor, Kec. Medan Maimun, Kec. Medan Sunggal, dan Kec. Medan Tuntungan.

Sebanyak 181 jiwa sudah berhasil dievakuasi dengan rincian, anak-anak 50 jiwa, balita 38 jiwa, dewasa 67 jiwa, dan lansia 26 jiwa.
Saat ini personil mulai bergerak untuk menyisir banjir di Kecamatan Medan Helvetia yang terimbas dari luapan sungai Sunggal. Hingga saat ini data terkumpul terkait dampak banjir hari ini sudah merendam 2.773 rumah, 1983 KK dan 5.965 jiwa. Data tersebut terangkum dari 7 Kecamatan dan 13 Kelurahan, antara lain Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia.
Saat ini informasi yang diterima terdapat 6 orang dinyatakan hilang, di antaranya 5 dewasa dan 1 balita. Dan pagi ini berhasil ditemukan 2 orang dewasa dalam keadaan Meninggal Dunia karena terseret arus banjir.(red)

Loading...