UNA Belum Bisa Beralih Status Universitas Negeri Karena Areal Kurang 30 Ha

ASAHAN I SUMUT24.co

Rencana Universitas Asahan (UNA) akan beralih status menjadi Universitas Negeri di Kabupaten Asahan sangat dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Asahan, namun sangat di sayangkan rencana hanya masih dalam angan-angan belaka.

Hal tersebut dengan masih ada kendala Universitas Asahan untuk beralih status ke Universitas Negeri salah satu nya adalah kurangnya luas yang dimiliki oleh Universitas Asahan, dan memastikan yang sebenarnya awak Media
melakukan konfirmasi ke Yayasan Universitas Asahan, pada hari Sabtu (03/09/2022).

Wakil Ketua Yayasan Universitas Asahan, Zaid Afif saat diruang kerjanya, kepada awak Media Zaid Afif mengatakan, “iyah betul ada beberapa item yang harus dilengkapi oleh Universitas Asahan apabila ingin mengajukan untuk beralih ke Universitas Negeri, salah satu itemnya adalah kurangnya lahan yang dimiliki oleh Universitas Asahan,” ucapnya.

“Universitas Asahan harus menambah minimal 30 Hektare lagi arealnya untuk melengkapi persyaratan supaya bisa beralih status menjadi Universitas Negeri, dan kami dari yayasan UNA sudah menyurati Pemkab Asahan untuk memohon penambahan areal UNA,” ucap Zaid Afif.

Adapun ketika disinggung oleh awak Media tentang rencana Pelepasan Hak Guna Usaha PT Bakrie Sumatera Plantation (HGU.PT.BSP) seluas 1.408 Hektare dengan dasar Surat Keputusan Menteri Agraria /Badan Pertanahan RI Nomor 66/HGU/DA/85/B/51 tahun 1996, Zaid Afif mengatakan, “yah kita sangat sport dan mendukung Pemkab Asahan untuk berjuang dan mengupayakan secepatnya supaya Universitas Asahan bisa segera terwujud menjadi Universitas Negeri,” ucapnya.

“Jika untuk kepentingan rakyat dan demi kepentingan ekonomi kerakyatan, kita sangat mendukung Pelepasan HGU.PT.BPS dan kita siap medorong persoalan pelepasan HGU BSP supaya bisa cepat selesai secara transparan dan sesuai aturan yang ada,” ucap Zaid Afif yang juga ketua Partai PPP. (tec)