UMKM Asal Yogyakarta, Amazara Bagikan Tips Kembangkan Bisnis Online

Yogyakarta I Sumut24.CO
Tokopedia terus berupaya memberikan panggung bagi para pegiat usaha di Indonesia, khususnya UMKM lokal, agar selalu bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional yang terdampak akibat pandemi.

Seperti halnya Uma Hapsari pemilik usaha Amazara, UMKM asal Yogyakarta yang sejak 2015 fokus berjualan sepatu perempuan. Pada 2017, Uma mulai menjual produknya di Tokopedia. “Berjualan online adalah cara efektif saya untuk memperluas pasar. Kini, jumlah pelanggan saya mengalami peningkatan setiap bulannya dan mampu memproduksi ribuan sepatu,” ucap Uma.

Demi mendukung bisnis pemula dan pelaku UMKM, Uma pun membagikan inspirasi dan tips sukses untuk mengembangkan bisnis online lewat Tokopedia.

Ciptakan Produk yang Berbeda dan Disukai Pasar
Sangat disarankan untuk menjual produk yang dicari dan dibutuhkan masyarakat. Pastikan kualitasnya pun baik serta memiliki keunikan agar semakin menarik perhatian pembeli.

Inovasi Produk secara Berkala
Sejak awal berdiri pada 2015, Amazara hanya menjual alas kaki jenis slip-on. Uma pun mulai jeli melihat kebutuhan pasar dan kini berinovasi dengan merilis jenis lainnya seperti heels, sneakers, flat shoes, dan sandal.

Gunakan Fitur dan Aktif Ikuti Kampanye

Dengan Inisiatif Hyperlocal, Tokopedia memberikan berbagai fitur. Salah satu yang difavoritkan Amazara adalah fitur Rilisan Spesial. Fitur ini memudahkan penjual untuk promosi launching produk baru. Sebab toko penjual berkesempatan masuk di berbagai halaman strategis Tokopedia, misalnya muncul di halaman Gebyar Koleksi spesial, sehingga calon pembeli lebih mudah melihat produk yang sedang promo.

Namun menurut pengalaman Amazara, ia selalu update informasi mengenai berbagai kampanye di Tokopedia. Amazara pun akhirnya rutin mengikuti kampanye di Tokopedia seperti Women In Style dan Waktu Indonesia Belanja (WIB). Kedua kampanye ini tidak hanya untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga menaikkan brand awareness.

Manfaatkan Gudang Pintar
Demi menjangkau pembeli hingga ke seluruh Indonesia, Uma memanfaatkan fasilitas gudang pintar Dilayani Tokopedia. Sejak menggunakan layanan ini, kini pembeli Amazara di luar Pulau Jawa meningkat drastis dan bisa menjangkau pembeli hingga ke Papua.

Menurut data Mei 2022 yang dirilis oleh Tokopedia, transaksi rata-rata para penjual setelah menggunakan Dilayani Tokopedia meningkat hampir 4x lipat dibanding sebelum menggunakan Dilayani Tokopedia, dengan peningkatan transaksi tertinggi sebanyak 181x lipat.

Semangat Kolaborasi

Salah satu kunci memperkuat bisnis adalah dengan berinovasi dan berkolaborasi. Seperti Amazara yang bekerja sama dengan pabrik hingga industri rumahan di berbagai daerah, seperti Sidoarjo, Bandung, Bogor dan Jakarta. Amazara juga memberdayakan perempuan dalam usahanya, di mana 90 persen dari anggota tim Amazara adalah perempuan.

“Kami mulai dengan pengrajin sepatu di Bogor. Tiga tahun kemudian, saat usaha semakin berkembang, kami membuat tempat produksi sendiri di Jakarta. Namun saat ini kami lebih memilih untuk tidak memiliki tempat produksi sendiri, melainkan berpartner dengan produsen yang lebih ahli di bidangnya. Memang tidak mudah menemukan partner yang tepat, karena perhatian kami terhadap detail dan quality control sangat tinggi. Itulah kenapa masing–masing pengrajin memiliki fokus pekerjaan yang berbeda, sesuai dengan keahlian masing-masing. Sekarang pengrajin kami berasal dari berbagai daerah di pulau Jawa, seperti Sidoarjo, Bandung, Bogor dan Jakarta,” jelas Uma.

Kesuksesan yang diraih oleh brand Amazara tentu karena tekad dan strategi berjualan online yang sangat kuat. Selain itu, adanya dukungan serta kolaborasi dari berbagai pihak. Seperti langkah Tokopedia yang terus mendukung UMKM seluruh Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan fasilitas gudang pintar Dilayani Tokopedia.

Associate Vice President of Fulfillment, Samuel Simanjuntak menambahkan bahwa kehadiran gudang pintar Dilayani Tokopedia kini sudah ada di wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, dan Palembang.

“Jumlah wilayah ini akan terus bertambah ke depannya. Jakarta, Surabaya, dan Bandung adalah tiga kota dengan aktivitas gudang pintar tertinggi pada kuartal I 2022. Dengan adanya kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, harapannya dapat membantu pegiat usaha di Indonesia, khususnya UMKM agar mampu meraja di negeri sendiri,” ucap Samuel.(red-1)