TRIBUTE TO MARLUNDU SITUMORANG MARSADA BAND, KONSER SALAM PERPISAHAN BUAT SAHABAT

602

Medan | www.sumut24.co

Kepergian musisi Batak Marlundu Situmorang yang merupakan salah satu personil Marsada Band menyisakan kesan kehilangan yang mendalam bagi penggemar Marsada Band, terlebih kepada orang-orang terdekat dan sahabatnya.

Seperti yang telah diberitakan di sosial media bahwa Marlundu Situmorang menghembuskan nafas terakhir pada hari Minggu, 14 November 2021 di Medan.
Vocalis Batak bersuara merdu tersebut meninggal dunia akibat penyakit lambung dan radang hati yang telah lama dideritanya.

Para sahabat Alm Marlundu pun berencana membuat sebuah konser musik bertajuk Tribute to Marlundu Situmorang yang rencananya akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 27 November 2021 pukul 17.00 -23.00 WIB secara Live Streaming di channel youtube PSBI Simbolon. Marsada Band akan tampil selama satu setengah jam membawakan 2 album dan beberapa solo album karya Alm Marlundu.

Konser ini awalnya diprakarsai oleh Effendi Muara Sakti Simbolon sebagai Ketua Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) di Jakarta dan didukung penuh para sahabat musisi Batak serta grup Marsada Band.

Effendi Muara Sakti mengatakan bahwa ia merasa terkejut dan sangat kehilangan sosok sahabat musisi Batak bertalenta besar sehingga atas dasar hal tersebut ia merasa terpanggil untuk mengabadikan bentuk perpisahan dalam sebuah konser tersebut.

Dengan mengajak beberapa musisi Batak seperti Style Voice, Frans Sirait, Anju Trio, Maria
Calista, Putri Siagian, Bravo Band, Simbolon Big Band, Vanda Hutagalung dan Marsada Band sebagai puncak acara, Effendi berharap acara ini nantinya dapat menggugah perasaan para penggemar Almarhum untuk tetap selalu mengingat karya-karyanya.

Amput Sidabutar sebagai Leader Marsada Band dan seluruh personil merasa berduka dan kehilangan atas kepergian rekan mereka Marlundu yang mendadak.
“Almarhum tidak pernah mengeluh akan sakitnya. Dia seperti biasa saja, hal terbaik dari Marlundu adalah almarhum selalu berinovasi walau sifatnya pendiam”, katanya.

Sisi positif yang kerap dicontoh anggota grup Marsada Band di masa hidup Marlundu adalah disiplin dalam berlatih. Almarhum selalu tepat waktu dan tidak boleh melanggar jadwal latihan, kenang Amput.

Helen boru Siregar sebagai istri Almarhum merasa terharu akan rencana penyelenggaraan konser ini. Beliau mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengisi acara khususnya kepada Ketua PSBI Simbolon dan Marsada Band.

Amput juga mengajak para penggiat seni agar mau berkenan menumbuhkan rasa menghargai hasil karya cipta rekan-rekannya serta berkenan mengabadikan. Sehingga karya-karya cipta tersebut tidak akan hilang walau penciptanya sudah tiada, tetapi akan selalu dikenang sepanjang masa, tutupnya.(laura)