Tingkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik, Bunda PAUD Sumut Teken MoU dengan UT Medan

MEDAN I Sumut24.co
Untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik, khususnya pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Bunda PAUD Sumut menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) Medan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Bunda PAUD Sumut Nawal Lubis dan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh UT Medan Yusrafiddin, pada acara wisuda UTMedan di Danau Toba Convention Hall, Jalan Imam Bonjol, Nomor 27 Medan, Sabtu (2/7).

Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan Rektor UT Medan Ojat Darojat, Plt Kadis Pendidikan Sumut Lasro Marbun, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumut Hendra Dermawan dan akademika UT Medan.

Kerja sama tersebut antara lain meliputi, peningkatan kompetensi tenaga kependidikan PAUD, sosialisasi dan edukasi Program Sertifikasi Guru Pendamping Muda (PSGPM) PAUD. Hal ini penting, karena menurut Nawal, pendidikan merupakan hak seluruh masyarakat, mulai dari usia dini hingga perguruan tinggi.

“Pendidikan merupakan fondasi suatu bangsa, ini menjadi tanggung jawab semua stakeholder diseluruh jenjang pendidikan baik bentuk maupun metode pembelajaran,” katanya.

Menurut Nawal Lubis pembelajaran jarak jauh yang dimiliki UT Medan menjadi jawaban yang efektif untuk meningkatkan daya jangkauan. Juga untuk pemerataan kesempatan pendidikan tinggi yang berkualitas bagi semua masyarakat, terutama para guru PAUD yang ada di kabupaten/kota se-Sumut.

Dengan adanya MoU inI, kata Nawal, juga diharapkan dapat memantapkan peran Bunda PAUD di kabupaten/kota se-Sumut sebagai tokoh sentral dalam mengembangkan kualitas SDM sejak dini menuju PAUD berkualitas.

Sementara Rektor UT Medan Ojat Darojatn menyambut baik kerja sama yang dijalin dengan Bunda PAUD Sumut. Harapannya, UT dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualifikasi pendidikan bagi guru-guru PaUd di kabupaten/kota se-Sumut.

“UT yang menerapkan sistem belajar terbuka dan jarak jauh, diharapkan mampu meningkatkan daya jangkauan dan kontribusi pemerataan kesempatan pendidikan tinggi yang berkualitas bagi semua warga termasuk mereka yang tinggal di daerah-daerah terpencil,” sebutnya.red2