Terkait Isu Mutasi Dilingkungan Pemkab Sergai, Komisi A DPRD Sergai Gelar RDP Dengan BKD

Serdang Bedagai-Sumut24
Terkait isu yang merebak tentang adanya mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang akan dilakukan Alwin Sitorus menjelang masa berakhirnya sebagai Pj Bupati Sergai. DPRD Sergai melalui Komisi A, melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat.

Rapat tertutup yang digelar di ruang rapat Komisi A kantor DPRD Sergai di Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, selasa (2/2) tersebut langsung dihadiri oleh Kepala BKD Sergai Ifdal. Dan turut dihadiri Ketua Komisi A DPRD Rahmad Cukup Purba, Wakil Ketua Nuralamsyah, dan sekretaris Wahyuni serta anggotan Komisi A lainnya.

Usai digelarnya RDP tersebut, Wakil Ketua Komisi A yakni Nuralamsyah saat dikonfirmasi soal ini melalui selular mengatakan bahwa sesuai keterangan Kepala BKD dalam hal rencana pemutasian tersebut pihak pemkab Sergai ada mengajukan Permohonan kepada Mendagri untuk melakukan perubahan struktur atau mutasi,dilingkungan pejabat pemkab Sergai.

Tetapi menurut kepala BKD Sergai lanjut Wakil Ketua Komisi A ini bahwa sesuai aturan Pejabat Bupati diperbolehkan untuk melakukan perubahan atau mutasi dilingkungan Pemkab Sergai, dan jika nantinya permohonan itu disetujui oleh Mendagri maka ajuan nama-nama pejabat yang akan diajukan,harus melalui Panitia Seleksi (Pansel).

“Jadi nantinya Pansel lah yang akan menilai apakah pejabat yang diajukan sesuai pangkat dan golongannya, serta kinerjanya selama ini pantas untuk menduduki jabatan tersebut. Kalaupun tadinya Sekdakab Sergai tidak atau belum mengetahuinya,mungkin jika setelah permohonan mutasi disetujui Mendagri, barulah pihak Baperjakat dilibatkan. Itulah alasan dari Kepala BKD Sergai yang tadi kami dengar waktu RDP,”papar Nuralamsyah.

Dalam RDP itu juga terkuak adanya sindiran dari wakil rakyat bahwa di dalam pemerintahan Sergai sepertinya sudah terjadi Pecah Kongsi (Pekong). Sebab hal ini sudah terlihat dengan terjadinya isu pemutasian yang terkesan ditutup tutupi, sehingga timbul gejolak seperti saat ini.

”Kalau tak terjadi Pekong ga mungkin terjadi seperti ini. Jadi agar kinerja pegawai di pemkab Sergai kembali bergairah, harus dijelaskan dengan benar supaya tidak terjadi pengkotak-kotakan diantara PNS,”pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ternyata isu mutasi tersebut setelah ditelusuri mendekati kebenaran, apalagi kecurigaan pihak media kepada Pj Bupati Sergai Alwin Sitorus,tidak mau menanggapi konfirmasi awak media jika terkait hal mutasi, Bahkan beberapakali mencoba konfirmasi untuk bertemu,atau melalui selular tetap tidak dijawab.(BDI)