Tempuh Puluhan Kilo Meter, Tiga Korban Ditemukan Tewas

Petugas polisi bersama warga mengevakuasi jenazah korban banjir bandang di perairan sungai Sibolangit, Sumut, Indonesia pada 16 Mei 2016.

MEDAN | SUMUT24

Pencarian Mahasiswa berjumlah 22 korban yang terseret banjir bandang
di Air Terjun Dua Warna, Sungai Lau Mentar, Sibolangit, Minggu (15/5)
petang kemarin, hingga kini oleh tim gabungan Basarnas, Kepolisian dan
BPBD Deliserdang, Senin (16/5) terus melakukan pencarian.

Meski petugas gabungan harus menelusuri dan menyusuri aliran Sungai
Lau Mentar hingga puluhan kilometer ke hilir dengan medan yang sulit,
pencarian korban Mahasiswa, STIKES Flora Medan, UMSU Medan dan USU
tidak sia-sia, tiga korban dalam kondisi tewas berhasil dievakuasi.

Korban berjenis kelamin laki-laki itu belum diketahui identitasnya,
dan masih dalam perjalanan menuju ke posko di Bumi Perkemahan
Sibolangit.

“Selama dua jam perjalanan dari posko, tiga korban berjenis kelamin
laki-laki ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Satu jasad
korban telah dibawa ke RSUP Adam Malik,” kata Sekretaris BPBD
Deliserdang, Darwin Surbakti kepada wartawan.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 22 mahasiswa STIKES Flora Medan,
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan dan Mahasiswa
Universitas Sumatera Utara (USU) hilang terseret banjir bandang saat
mandi-mandi di air terjun dua warna Sibolangit.

Hingga Senin (16/5), pencarian korban masih dilakukan Tim
Basarnas. Banjir bandang yang melanda Sungai Lau Mentar itu juga
menerjang pemukiman warga di Desa Durin Sirugun, Kecamatan Sibolangit,
Deliserdang.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Frido Gultom kepada wartawan mengatakan,
berdasarkan informasi di lapangan ada 23 orang mahasiswa dari STIKES
Flora Medan dan 2 mahasiswa UMSU Medan dan 3 mahasiswa USU yang
tersapu banjir bandang btersebut.

Namun sebanyak 8 mahasiswa lainnya berhasil menyelamatkan diri dan
sampai ke pos Bumi Perkemahan Sibolangit. Informasi masih simpang siur
karena belum ada keterangan resmi dari Tim Basarnas Medan.

Sementara, berdasarkan data yang dihimpun di Polsek Pancurbaru,
berikut nama 21 mahasiswa yang hilang: Julham Disakti, Alhakim,
Ningsih, Dora Safitri, Dedek Sihombing, Ira, Mehda, Rafli, Iqbal,
Agam, Gusti, Mirza, Dian, Mordang, Kiki, Dwi, Ayu, Mahasiswa USU,
Gunawan, Siti, Eka, Parmando Gurusinga, Tio.(W02)