Tempo 1 x 24 Jam, Pegasus Pancur Batu Ungkap Kasus Perampokan Toke Telur, 3 Pelaku Diringkus 1 DPO

81
MEDAN | SUMUT24.co
Kepolisian Sektor (Polsek) Pancur Batu melalui personil Pegasus Unit Reskrim Pancur Batu berhasul mengungkap kasus perampokan yang dialami seorang pengusaha telur ayam bernama, Prisdiantoro Aritonang (25), warga Perumahan Addres Cempaka Madani Blok B 5 Gaperta Ujung, Medan.
Selain mengungkap kasus perampokan yang dilakukan pelaku pada hari, Senin (11/11/2019) malam kemarin sekira pukul 19.00 WIB, di Jalan Jamin Ginting Tikungan Amoi, Desa Bandarbaru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli serdang. Pegasus Unit Reskrim Pancur Batu juga meringkus 3 (tiga) tersangka pelakunya, 1 (satu) diantaranya turut melibatkan supir korban.
Adapun ketiga tersangka dimaksud masing-masing, Masriadi Situngkir (25), supir korban, warga Perumahan Addres Cempaka Madani Blok B 5, Gaperta Ujung, Medan, Mittun Angkat (22), seorang supir Grab, warga Jalan Air Bersih, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Lolo Banurea (25), warga Jalan Tiga Lingga Km 5, Desa Tambahan, Kecamatan Siepat Nempuh, Kabupaten Dairi.
Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago SH MH didampingi Kanit Reskrim Pancur Batu Iptu Suhaily Amri Hasibuan SH MH, Rabu (13/11/2019) mengatakan, pengungkapan kasus perampokan dan penangkapan 3 pelaku berdasarkan laporan korban yang ditindak lanjuti Tim Pegasus persibel Unit Reskrim Pancur Batu dipimpin Kanit Reskrim Iptu Suhaily A Hasibuan SH MH.
Lanjut Kapolsek, dari para tersangka, personil Reskrim Pancur Batu juga turut mengamankan barang bukti saat pelaku melakukan aksinya dengan melukai korban, 1 (satu) buah batu, 1 (satu) buah topi warna hitam, pecahan plastik gagang senjata mainan, sisa uang hasil rampokan Rp 2.596.000, tas sandang warna hitam abu-abu merk Support, 1 (satu) unit mobil roda empat merk Toyota Avanza BK 1525 IM warna Silver bersama kunci kontak dan STNK yang digunakan tersangka saat beraksi.
Dibeberkan Kompol Faidir Chaniago SH MH, peristiwa perampokan berawal pada hari, Senin (11/11/2019), pagi sekira pukul 06.00 WIB, korban (Prisdiantoro Aritonamg) bersama supirnya (Masriadi Situngkir) salah satu dari 3 tersangkanya, berangkat dari Jalan Cempa Gaperta Medan dengan kendaraan L 300 BK 8271 RE yang bermuatan telur untuk di jual menuju Tanah Karo.
Setibanya di Berastagi, sekira Pukul 10.00 WIB, setelah menjual telur sekira pukul 18.30 WIB, korban bersama supir kembali menuju arah medan. Lalu, tepat di Jalan Jamin Ginting Tikungan Amoi, Desa Bandar Baru, mobil korban dipepet mobil Avanza warna silper BK 1406 OR (Plat palsu).
Setelah mobil berhenti, tiga orang pria keluar dari dalam mobil Avanza dan mendatangi dan memukul korban dengan pistol diduga pistol mainan dan tersangka langsung berusaha menarik tas yang disandang korban.
“Karena korban berusaha melawan, tersangka memukul kepala korban dengan batu sebanyak tiga kali sehingga korban tidak dapat mempertahankan tas sandangnya yg berisi uang penjualan telur sebesar Rp 120 Juta,” ucap Kompol Faidir.
Lanjut Kapolsek, kemudian, setelah tersangka pergi melarikan diri menuju kearah Medan. Korban dan supirnya datang ke Polsek Pancur Batu untuk melaporkan perulistiwa yang baru saja dialaminya.
“Usai membuat laporan, oleh penyidik korban dan supir di interogasi. Setelah dilakukan interogasi supir dibawa untuk cek TKP reka ulang dan dalam perjalanan dilakukan interogasi kembali terhadap supir dan supir mengakui keterlibatannya dalam perampokan tersebut,” ucap Kompol Faidir Chaniago.
Masih dari Mapolsek Pancur Batu, Kanit Reskrim Iptu Suhaily Amri Hasibuan SH MH yang ditanya wartawan kronologis penangkapan ke 3 dari 4 tersangka pelaku perampokan menjelaskan, 3 pelaku termasuk supir korban mengakui keterlibatannya ikut melakukan aksi perampokan.
“Setelah diintrogasi, supir korban mengakui keterlibatanya dalam aksi perampokan tersebut, dan juga mengetahui keberdaan rekanya yang lain. Dengan gerak cepat, Selasa (12/11/2019), siang Pegasus bersama supir korban kita bawa untuk menunjukan keberadaan rekan nya yang lain,” kata Iptu Suhaily.
Kemudian, atas informasi dari Masriadi Situngkir (supir korban), pelaku lainya berada di seputaran Jalan Jamin Ginting Simpang Pos. Lalu Kanit Reskrim beserta anggota melakukan mobile di seputaran Jalan Jamin Ginting Simpang Pos hingga Jaln AH Nasution.
Selasa (12/11/2019), siang sekira pukul 14.00 WIB, melintas 1 (satu) unit Mobil Avanza BK 1525 IM warna Silver melintas dari Simpang Pos sesuai dengan ciri-ciri yang di Informasikan oleh tersangka (Masriadi Situngkir), bahwa mobil tersebut milik teman nya yang di gunakan oleh pelaku untuk merampok.
“Tidak menyia nyiakan situasi, saya beserta anggota melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut. Dengan segala upaya mobil tersebut dapat di hentikan serta menangkap 2 (dua) orang laki-laki dewasa yang di duga pelaku terlibat perampokan yang kita tangkap tepat di depan SPBU Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor,” terang Iptu Suhaily.
Dari hasil introgasi terhadap kedua pelaku, Mittun Angkat dan Lolo Banurea, mengakui bahwa mereka turut serta melakukan perampokan bersama teman nya inisial RA yang belum tertangkap.(W02)
Loading...