Tagih Janji

121

Dekan Pisipol USU Dr Muryanto Amin MSi mengatakan, kalau pun dikatakan bagus ketiga kandidat Gubsu ini sudah melalui proses yang dilakukan parpol. Sebagai warga negara yang baik, kita menerima figur yang diusung parpol.

Selanjutnya apa pertimbangan masyarakat. Tentu saja berkaitan dengan program kerja dan janji pada saat kandidat menawarkan perbaikan di Sumut. “Itu harus menjadi perhatian penting ketimbang yang lain,” ujar Muryanto, kemarin (10/1).

Lebih lanjut dikatakannya, kalau misalnya Pilgubsu masih diwarnai oleh politik uang, barang-barang dan sesuatu bentuknya reward langsung itu akan merugikan pemilih sendiri.

Jika itu terjadi, dua kali pilgub yang lalu (dua Gubsu masuk penjara) akan terulang pada tahun-tahun berikutnya. Tentu yang rugi masyarakat Sumatera Utara.

“Kecerdasan pemilih di Sumut harusnya didasarkan janji yang akan diberikan dan dilaksanakan oleh calon Gubsu. Itu yang paling penting daripada kalimat yang lain,” sebutnya.

Seperti siapa figur yang diajukan, latar belakang baik dari suku dan agama itu tidak terlalu penting. “Tapi yang paling penting adalah janji yang akan dilakukan para kandidat di Sumut selama 5 tahun ke depan,” kata Muryanto.

Adanya sebutan pemimpin import, kata Muryanto, ini kan selera pemilih. Dalam kontek kenegaraan itu tidak dipersoalkan dalam pemilih import. (C04)

SHARE