Syahdan Ridwan Siregar : Jadikan Bank Sumut Terbesar di Indonesia

183

MEDAN, SUMUT24.co

Lebih dari 28 tahun berkiprah sebagai karyawan yang bekerja di PT Bank Sumut,hingga kini menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan di Bank Pembangunan Daerah (BPD) terbesar ke 5 se Indonesia itu, Syahdan Ridwan Siregar menyampaikan rasa optimisnya, Bank Sumut akan menjadi BPD yang masuk dalam daftar 3 besar di Indonesia.

“Kalau saat ini Bank Sumut berada pada posisi nomor 5 sebagai BPD terbesar di Indonesia, kenapa tidak bisa di posisi 3 besar. Tentu kita memiliki impian yang sama menjadi terbesar di Indonesia,”ujar Syahdan Ridwan Siregar kepada SUMUT24 di ruang kerjanya, Rabu(13/2).

Syahdan menuturkan, banyak halsebenarnya yang ingin dicapai oleh Bank Sumut. Dan hal ini tentunya akan terwujud, jika seluruh pegawai Bank Sumut, baik itu para pejabat maupun para karyawan dan karyawati, saling berangkul tangan. “Apapun itu, pasti akan tercapai,”tegasnya.

Sikap optimis Sekretaris Perusahaan Bank Sumut ini, tentunya didukung dengan berbagai pengalaman dan prestasi yang telah diraih oleh Bank Sumut hingga saat ini.

“Kalau kita melihat pertumbuhan nasional,sebagai contoh kredit di Bank Sumut punya kenaikan,”katanya.

Dan disaat perekonomian sedang buruk, Bank Sumut masih bisa tumbuh, bahkan dana pihak ketiganya juga bisa tumbuh, yang berarti Bank Sumut tidak rentan dengan kondisi tersebut. 

“Kekuatan yang kita miliki adalah sebagai Raja di Sumatera Utara, daerah ini adalah daerah kita. Kita punya jaringan di seluruh Sumatera Utara,”ungkapnya.

Pria yang dikenal selalu ramah dan dekat dengan berbagai kalangan ini menuturkan,meski kondisi Bank Sumut saat ini belum memiliki Direktur Utama, namun Bank Sumut akan tetap berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada. Hal itu dikarenakan, walaupun tidak ada Direktur Utama, Bank Sumut masih memiliki para Direksi yang lain. Dan soal tidak adanya Direktur Utama ini, bukan hanya satu kali ini saja dialami Bank Sumut,katanya. 

“Sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu, Bank Sumut juga tidak memiliki Direktur Utama, namun Bank Sumut tetap berjalan, dan justru masih bisa menyumbangkan laba,”terangnya.

Sama juga halnya dengan sepeninggal Edy Rizliyanto sebagai Direktur Utama pada bulan Oktober 2018 yang lalu. Bank Sumut masih menciptakan laba. Bahkan, mendapat penghargaan dari Info Bank tahun 2018 dengan kategori Kinerja Keuangan Terbaik dengan posisi asset antara Rp 25 triliun sampai Rp 50 triliun. 

“Insya Allah, penghargaan itu akan diberikan pada bulan Maret 2019 mendatang,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Syahdan juga menyampaikan bahwa untuk mengisi 
kekosongan jabatan Direktur Utama di Bank Sumut, pada Jumat 15 February 2019 mendatang, Bank Sumut akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa.

Dimana, salah satu agenda RUPS Luar Biasa itu adalah untuk membahas pemberhentian Edy Rizliyanto sebagai Direktur Utama Bank Sumut, dan 
agenda selanjutnya adalah pengangkatan pejabat Direktur Utama Bank Sumut.

“Siapa orangnya, hal itu diserahkan kepada pemegang saham pengendali yakni Gubernur Sumatera Utara, dan para pemegang saham yang berada di 33 Kabupaten Kota.Kita tunggu saja siapa yang akan menjadi Direktur Utama Bank Sumut,”ujarnya.

Dipenghujung keteranganya, Syahdan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, yang selalu memberikan motivasi dan bimbingan kepada seluruh karyawan PT Bank Sumut. 

Hal ini telah dibuktikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut tersebut, dimana dalam 100 hari kepemimpinanya,keduanya sudah tiga kali mengunjungi Bank Sumut.

 “Kedepan diharapkan, Bank Sumut akan dapat mempertahankan, baik itu kinerjanya, maupun keberadaanya terutama di Sumatera Utara. Tentunya 
target kita sebagai Bank terbesar nomor 5 di Indonesia, bisa naik tingkat,”pungkas Syahdan mengakhiri.(W01)

FOTO : Sekretaris Perusahaan PT Bank Sumut,Syahdan Ridwan Siregar. 

Loading...