Soal Penjualan Saham Kualanamu ke India, Gubsu : Nanti Sahamnya Kita Bagi-bagi Aja

194

Medan I Sumut24.co
Kepemilikan saham bandara internasional Kualanamu bakal dimiliki atau dibeli Negera india sehingga menjadi polemik di masyarakat Sumut dan sudah banyak yang pro dan kontra akan hal tersebut.

Menanggapi hal tersebut Gubsu Edy Rahmayadi yang dikonfirmasi usai rakor dengan kepala daerah di Sumut soal banjir Tebing Tinggi. Di rumah dinas Gubsu jalan Sudirman No 41 mengatakan, Maaf sorry saya belum tahu itu sorry aja ya, nanti sahamnya kita bagi-bagi aja, ucapnya meninggalkan wartawan.

Direktur Transformasi dan Portofolio Strategis AP II Armand Hermawan mengatakan kemitraan strategis ini ubtum bersama-sama mengelola dan mengembangkan Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara. Kemitraan ini pun, tegasnya, bukan transaksi penjualan saham atau penjualan aset Bandara Internasional Kualanamu.

“Tidak ada penjualan aset atau penjualan saham Bandara Internasional Kualanamu. Kepemilikan Bandara Internasional Kualanamu beserta asetnya 100 persen tetap milik AP II,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat (26/11/2021).

Armand menjelaskan perusahaan patungan yang dikelola oleh keduanya hanya akan menyewa aset kepada AP II untuk dikelola selama 25 Tahun. Setelah periode kerja sama berakhir, JVCo tidak berhak lagi mengelola Bandara Internasional Kualanamu dan semua aset hasil pengembangan akan dikembalikan kepada AP II. Kemitraan dapat dianggap seperti perjanjian sewa menyewa dengan para tenant di terminal Bandara.red