Sisa 38 Papan Reklame di Zona Larangan

564

MEDAN|SUMUT24
Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, meminta Tim Terpadu Penertiban, Penindakan dan Pembongkaran Papan Reklame, juga membongkar papan reklame kecil yang berada di sekitar papan reklame berukuran besar.

Hal itu ia katakan saat meninjau pembongkaran papan reklame milik ACC Advertising dan Multigrafindo, Selasa (3/5) dini hari di Jalan Letjen Suprapto dan Jalan Multatuli.
Dikatakannya, kehadiran dirinya setiap operasi penertiban di gelar semata-mata untuk memberikan support kepada tim yang tengah bekerja.

“Kebetulan saya lewat, begitu melihat mereka (tim terpadu) melakukan penertiban, saya turun. Saya ingin memberikan support bagi mereka, sebab setiap malam mereka membongkar papan reklame,” katanya seraya mengatakan papan reklame berukuran kecil juga mengurangi estetika kota.

Permintaan mantan anggota DPRD Medan ini pun langsung di respon oleh ketua tim, Syampurno Pohan. “Satu papan reklame berukuran besar dibongkar pemiliknya sendiri,” jawab pria bertubuh tambun ini.

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Tata Ruang Dinas TRTB Medan, Indra siregar, menegaskan, jika pembongkaran dilakukan pada saat tim terpadu tiba, maka pemilik tidak akan diizinkan membongkar sendiri papan reklamenya.

“Mereka (ACC Advertising) telah membongkar sendiri papan reklamenya sebelum tim terpadu tiba di lokasi. Begitu tim datang, papan reklamenya sudah selesai dibongkar. Jadi tidak ada masalah, kecuali tadi mereka membongkar ketika tim sudah berada di lokasi, pasti tidak kita izinkan dan tim yang membongkarnya,” tegas Indra.

Untuk diketahui, sudah 30 papan reklame dibongkar oleh tim terpadu sejak dikeluarkannya instruksi pembongkaran oleh Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, beberapa waktu lalu. Dengan begitu 38 papan reklame lagi masih berdiri tegak di 13 zona larangan.

Sementara itu tiang besi yang dibongkar oleh tim, dikumpulkan di Lapangan Cadika Medan, Kecamatan Medan Johor menjadi aset Pemko Medan yang nantinya akan dijual secara lelang.(tim)

Loading...