Sempat Naik, IHSG Bergerak Liar

MEDAN | SUMUT24
Dari sejak dibuka dan diperdagangkan di sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat bergerak mondar-mandir dari teritori negatif ke teritori positif.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, Kamis (14/4) mengatakan, tekanan kembali terjadi pada IHSG, meskipun beberapa kionerja indeks bursa saham regional mengalami penguatan.

“Dow Jones yang naik 1 persen, Nikkei yang naik 2 persenan sejauh ini serta Hangseng dan STI Singapura yang rata-rata naik 0.8 persen, sejauh ini di sesi 1 perdagangan tidak membuat IHSG ikut menguat,” ujarnya.

Ia menerangkan, tekanan jual masih melanda sejumlah saham sektor perbankan yang dimotori oleh melemahnya kinerja harga saham BRI.

“Selain itu beberapa kinerja harga saham di sektor pertambangan yang sebelumnya mengalami kenaikan. Pada perdagangan hari ini kembali terpuruk seiring dengan sedikit terkoreksiny harga minyak mentah dunia di level $41 per barel,” terangnya.

Ia menjelaskan, tidak jauh berbeda dengan IHSG, Rupiah pagi ini juga melemah terhadap mata uang US Dolar. Padahal data penjualan retail di AS kembali mengalami penurunan.

“Rupiah hari ini terkoreksi cukup dalam dengan melemah dikisaran 13.260 per US Dolar. Pelemahan Rupiah juga tidak terbendung seiring dengan menguatnya kinerja mata uang US Dolar di pasar keuangan global,” katanya mengakhiri. (tnc)